73 Ribu Siswa Kota Bengkulu Tetap Nikmati Program Makan Bergizi Gratis Selama Ramadhan
Sebanyak 73 ribu siswa di Kota Bengkulu dipastikan akan tetap menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadhan 1447 Hijriah, dengan penyesuaian skema distribusi dan menu.
Sebanyak 73 ribu siswa di Kota Bengkulu dipastikan akan tetap menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk melanjutkan intervensi gizi nasional ini.
Program krusial ini mengalami penyesuaian signifikan pada skema distribusi dan menu makanan, dengan fokus utama pada penyediaan paket yang dapat dibawa pulang. Adaptasi ini bertujuan untuk memastikan konsistensi pemenuhan gizi anak sekolah di tengah pelaksanaan ibadah puasa.
Gloria Erysa Meilinda Situmorang, Kepala Regional SPPG Provinsi Bengkulu, menjelaskan bahwa perhitungan nutrisi dilakukan secara cermat oleh ahli gizi. Ini untuk menjamin kualitas asupan sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) meskipun makanan disajikan dalam bentuk kering.
Inovasi Distribusi dan Menu MBG Selama Ramadhan
Selama periode Ramadhan, para siswa penerima manfaat akan mendapatkan paket makanan kering atau menu tahan lama yang telah disiapkan secara khusus. Makanan ini akan dikemas dalam tas khusus (totebag) agar mudah dibawa pulang sebagai hidangan berbuka puasa di rumah.
Pembagian Program Makan Bergizi Gratis ini dilaksanakan sesuai instruksi ketat dari Badan Gizi Nasional (BGN), sebuah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas melaksanakan pemenuhan gizi nasional. Instruksi tersebut secara tegas melarang penyertaan makanan ultra-proses (Ultra-Processed Food) dan makanan pedas dalam paket.
Larangan ini diterapkan dengan pertimbangan utama untuk menjaga kesehatan pencernaan siswa yang sedang menjalankan ibadah puasa, menghindari potensi gangguan kesehatan. Langkah ini menunjukkan perhatian mendalam terhadap kondisi fisik anak-anak selama Ramadhan.
Sementara itu, bagi siswa yang tidak berpuasa, distribusi makanan tetap dilakukan seperti biasa di sekolah. Namun, pihak penyelenggara telah menyediakan ruang makan khusus untuk menghormati dan menjaga suasana kondusif bagi mereka yang berpuasa.
Gloria Erysa Meilinda Situmorang sangat berharap bahwa melalui program MBG yang didistribusikan selama Ramadhan ini, konsistensi pemenuhan gizi anak sekolah di Kota Bengkulu dapat terus terjaga. Hal ini krusial untuk mendukung tumbuh kembang dan aktivitas belajar mereka.
Luasnya Jangkauan dan Dampak Positif Program Gizi Nasional
Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mencatat bahwa sebanyak 73 ribu siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP, telah berhasil memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis ini. Angka ini menunjukkan cakupan yang luas di seluruh wilayah kota.
Berdasarkan data terkini dari Badan Gizi Nasional (BGN), saat ini terdapat 30 dapur penyedia makanan bergizi yang telah beroperasi aktif di Kota Bengkulu. Dapur-dapur ini secara kolektif melayani sekitar 73 ribu penerima manfaat program.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, Ilham Putra, memberikan konfirmasi bahwa secara umum pelaksanaan program berjalan sangat lancar. Ia juga menambahkan bahwa program ini diterima dengan baik oleh para siswa.
Selain itu, Ilham Putra menegaskan bahwa distribusi makanan telah dilakukan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan, memastikan efisiensi dan ketepatan sasaran. Keberadaan Program MBG ini dinilai sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik.
Dampak positif dari program ini tidak hanya terbatas pada aspek gizi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan umum anak-anak sekolah di Kota Bengkulu. Ini merupakan investasi penting untuk masa depan generasi muda.
Sumber: AntaraNews