APPMBGI Dukung Evaluasi dan Pembenahan Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis
APPMBGI mendukung penuh evaluasi dan moratorium sementara Program Makan Bergizi Gratis demi tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel, serta memastikan keberlanjutan program strategis ini.
Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah evaluasi dan moratorium sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh pemerintah. Kebijakan ini bertujuan untuk memperbaiki tata kelola program strategis nasional tersebut. Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras, menyampaikan hal ini dalam siaran pers di Jakarta pada Minggu (21/6).
Dukungan APPMBGI ini diharapkan dapat memastikan bahwa selama masa transisi, Badan Gizi Nasional (BGN) dapat melakukan pembenahan positif. Pembenahan tersebut meliputi peningkatan akuntabilitas, transparansi, serta tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya kepada publik. Program MBG dinilai sangat krusial bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Menurut Rivai, Program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatif mulia dan strategis yang memiliki arti sangat penting bagi masa depan bangsa dan negara. Keberlanjutan program ini harus tetap terjaga karena berperan vital dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini terlalu penting untuk gagal, sehingga perbaikan tata kelola menjadi prioritas utama.
Pentingnya Program dan Dukungan APPMBGI
APPMBGI menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis adalah program strategis nasional yang harus terus berjalan. Program ini memegang peran fundamental dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan. Oleh karena itu, segala upaya perbaikan harus didukung penuh oleh semua pihak terkait.
Asosiasi ini melihat evaluasi dan moratorium sebagai kesempatan emas untuk memperkuat fondasi program. Mereka berharap agar pembenahan yang dilakukan dapat menghasilkan sistem yang lebih kokoh dan efisien. Hal ini penting untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Abdul Rivai Ras menekankan bahwa program sebesar MBG tidak boleh gagal karena dampaknya yang sangat besar. Pihaknya siap menjadi mitra konstruktif pemerintah dan Badan Gizi Nasional. Kesiapan ini bertujuan mendukung perbaikan tata kelola agar program berjalan transparan dan akuntabel.
Aspek Pembenahan yang Diusulkan
APPMBGI menilai bahwa pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis harus menyentuh berbagai aspek mendasar. Ini termasuk perbaikan sistem pengawasan dapur yang lebih ketat dan efektif. Selain itu, mekanisme pencairan dana kepada mitra juga perlu ditinjau ulang agar lebih transparan.
Asosiasi juga menyoroti pentingnya penguatan standar kualitas dan keamanan pangan yang disajikan. Hal ini untuk memastikan bahwa makanan yang diberikan benar-benar bergizi dan aman dikonsumsi. Kepastian bagi mitra dan investor yang telah berpartisipasi dalam pengembangan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah juga menjadi perhatian.
Pemerintah diharapkan memberikan kepastian hukum dan operasional bagi para pihak yang telah berinvestasi. Langkah ini akan mendorong partisipasi lebih lanjut serta menjaga keberlangsungan operasional dapur SPPG. Dengan demikian, ekosistem Program Makan Bergizi Gratis dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.
Peran Komunikasi dan Harapan APPMBGI
Badan Gizi Nasional (BGN) diminta untuk memperkuat komunikasi dengan seluruh mitra penyelenggara program. Komunikasi yang intensif akan memastikan setiap kebijakan baru dapat dipahami dengan baik dan diterapkan secara efektif di lapangan. Dialog terbuka sangat krusial untuk mencapai kesepahaman bersama.
Abdul Rivai Ras menyatakan bahwa BGN perlu lebih intensif melakukan dialog dengan seluruh pemangku kepentingan. Ini mencakup mitra serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam semua dimensi penyelenggaraan MBG. Melalui komunikasi yang baik, keputusan yang diambil akan presisi, adil, dan menguntungkan semua pihak.
APPMBGI berharap proses evaluasi yang sedang berlangsung dapat menghasilkan tata kelola yang jauh lebih baik. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program prioritas nasional. Pihaknya berkomitmen mendukung perbaikan tata kelola demi keberlanjutan program.
Sumber: AntaraNews