Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Kalimantan Timur secara aktif mengarahkan investasi ke sektor-sektor unggulan. Langkah strategis ini dilakukan melalui inisiatif Regional Investor Relation Unit (RIRU) yang bertujuan memperkuat ekonomi lokal. Kukar memposisikan diri sebagai daerah penyangga dan mitra penting bagi Ibu Kota Nusantara (IKN).
Komitmen ini ditegaskan melalui penandatanganan komitmen kepala daerah dalam High Level Meeting (HLM) RIRU Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Acara penting tersebut berlangsung pada hari Selasa, dua hari sebelum pernyataan resmi Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Kamis. Inisiatif ini menandai keseriusan Pemkab Kukar dalam menarik penanaman modal.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menjelaskan bahwa arah investasi difokuskan pada industri, energi, pariwisata, dan pertanian dalam arti luas. Sektor-sektor ini dianggap krusial untuk memenuhi kebutuhan IKN serta menciptakan lapangan kerja baru. Tujuan utamanya adalah mengentaskan kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Sinergi dan Pintu Informasi Satu Pintu untuk Investasi Kukar
Penandatanganan komitmen RIRU ini memiliki lima tujuan utama yang sangat strategis bagi peningkatan Investasi Kukar. Salah satunya adalah menjalin sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi Kaltim, pemerintah kabupaten/kota, Bank Indonesia, serta instansi terkait lainnya. Sinergi ini memastikan arah kebijakan, data, dan layanan investasi menjadi seragam, jelas, dan satu suara di seluruh wilayah.
Selain itu, RIRU bertujuan membangun satu pintu informasi dan fasilitasi bagi para investor. Ini akan menjadi gerbang resmi yang memudahkan investor mendapatkan semua data potensi, regulasi, proyek, izin, dan dukungan di setiap wilayah. Pendekatan terpadu ini diharapkan dapat menyederhanakan proses dan menarik minat penanam modal.
Dengan adanya pintu informasi tunggal, investor tidak perlu lagi mencari informasi dari berbagai sumber yang berbeda. Hal ini menciptakan efisiensi dan transparansi yang sangat dibutuhkan dalam iklim investasi. Upaya ini juga diharapkan dapat mempercepat realisasi investasi di berbagai sektor.
Advertisement
Advertisement
Meningkatkan Kepercayaan Investor dan Percepatan Realisasi
Tujuan penting lainnya adalah meningkatkan daya tarik dan kepercayaan investor terhadap potensi Investasi Kukar. Pemkab Kukar menjamin kepastian hukum, kejelasan lahan, kemudahan izin, serta transparansi dalam setiap proses. Langkah ini krusial untuk menghilangkan keraguan bagi penanaman modal, terutama mengingat posisi Kukar sebagai mitra IKN.
Percepatan realisasi investasi juga menjadi fokus utama RIRU. Ini dilakukan melalui promosi yang lebih terarah, penyelesaian hambatan secara cepat, dan penyiapan daftar proyek siap tawar (IPRO). Dengan demikian, investasi yang masuk dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Upaya ini sejalan dengan dorongan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Investasi diarahkan ke sektor-sektor unggulan yang memiliki potensi besar untuk menciptakan lapangan kerja. Pada akhirnya, peningkatan investasi diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kutai Kartanegara.
Advertisement
Advertisement
Sepuluh Komitmen Bersama untuk Investasi Kukar yang Berkelanjutan
Dalam penandatanganan berita acara tersebut, terdapat sepuluh komitmen bersama yang menjadi panduan bagi semua pihak terkait. Komitmen ini mencakup peningkatan koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antar pemangku kepentingan guna mempercepat realisasi investasi melalui kinerja RIRU. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam menciptakan ekosistem investasi yang kondusif.
Komitmen lain yang vital adalah penyelesaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) daerah. Selain itu, mendorong penyediaan lahan clear and clean sangat penting agar lahan siap ditawarkan kepada calon investor. Ini merupakan fondasi utama untuk kepastian investasi.
Dukungan terhadap pembangunan dan peningkatan sarana prasarana infrastruktur pendukung investasi juga menjadi prioritas. Peningkatan pelayanan perizinan dan penguatan kepastian hukum bagi pelaku usaha dan investor adalah kunci. Pemkab Kukar juga berkomitmen mendorong penyusunan kajian potensi investasi daerah dan dokumen proyek investasi lengkap.
Advertisement
Terakhir, komitmen meliputi peningkatan promosi investasi yang efektif, optimalisasi pengawalan kepeminatan investasi, serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Bupati Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa Pemkab Kukar sangat mendukung 10 komitmen ini dan akan segera menindaklanjuti untuk menarik lebih banyak investor.
Sumber: AntaraNews