Presiden Prabowo Subianto memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi terpadu yang tidak hanya melayani kebutuhan masyarakat desa secara umum, tetapi juga memperkuat sektor perikanan. Langkah ini diperkuat melalui pembentukan koperasi nelayan secara terintegrasi di berbagai wilayah Indonesia.
Prabowo menjelaskan, KDKMP akan dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa, mulai dari kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa, hingga infrastruktur logistik dan penyimpanan hasil produksi.
"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota," ujar Prabowo saat berpidato pada acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, dikutip Senin (13/7).
Selain itu, pemerintah juga akan membangun gudang logistik dan ruang pendingin (cold storage) agar hasil tani tidak cepat rusak sebelum dipasarkan.
"Akan ada logistik desa, akan ada gudang, akan ada cold storage supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak, dan berbagai layanan ekonomi lainnya," katanya.
Prabowo juga menegaskan seluruh barang bersubsidi nantinya akan disalurkan melalui KDKMP agar tidak diperjualbelikan secara bebas. Hal ini untuk memastikan warga yang menerima subsidi benar-benar tepat sasaran.
"Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan, supaya yang membutuhkan benar-benar menerima," tegas Prabowo.
Advertisement
Sediakan Kapal Besar
Selain itu, pemerintah akan menyediakan kapal-kapal berukuran besar yang akan dimiliki dan dikelola langsung oleh koperasi nelayan. Namun, bantuan tersebut bukan diberikan secara cuma-cuma, melainkan melalui skema pembiayaan yang dikembalikan secara bertahap dari hasil usaha para nelayan.
"Kita akan bagi kapal-kapal besar untuk tiap desa nelayan yang akan dikerjakan, yang akan dimiliki dan dikerjakan oleh koperasi-koperasi nelayan itu sendiri. Dan mereka bukan terima hadiah, mereka cicil kembali dari hasil tangkapan ikan mereka. Jadi uang di desa nelayan, uang di desa-desa ini, koperasi adalah uang pinjaman yang akan dibayar kembali," kata Prabowo.