Diiming-imingi Jadi Mitra MBG, Puluhan Pengusaha Catering Kena Tipu Ratusan Juta
Sebanyak 25 pengusaha catering di Sumsel melapor ke Polda karena diduga ditipu perekrutan mitra Makan Bergizi Gratis (MBG). Kerugian mencapai Rp458 juta.
Puluhan pengusaha catering di Sumatera Selatan (Sumsel) melapor ke polisi setelah diduga menjadi korban penipuan berkedok perekrutan mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Modus bermula ketika seorang perempuan berinisial SP yang mengaku perwakilan Mitra Bakul Digital (MBD) menawarkan kerja sama kepada para pengusaha untuk menjadi mitra penyalur MBG.
SP menjanjikan para pengusaha akan memperoleh jatah penyaluran lengkap dengan dana talangan sebagai modal usaha.
Untuk menambah keyakinan, SP menggelar seminar perekrutan pada akhir 2024. Dalam pertemuan tersebut, peserta disebutkan akan terlibat dalam program berskala nasional sehingga terlihat resmi.
Setelah itu, korban diminta mentransfer sejumlah uang sebagai syarat awal kerja sama dan untuk mendapatkan titik penyaluran MBG.
Ada juga korban yang diminta segera menyiapkan dapur agar dianggap otomatis menjadi mitra.
Seiring berjalannya waktu, janji penyaluran tidak kunjung terealisasi. SP juga disebut sulit dihubungi dan tidak lagi muncul di Palembang, Sumsel.
Modus Perekrutan dan Alasan Penarikan Uang
Kuasa hukum para pengusaha catering, Anton Nurdin, menyebut sedikitnya ada 25 kliennya yang menjadi korban.
Mereka adalah ibu rumah tangga dan pelaku usaha makanan dari Palembang, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, dan Banyuasin.
“Hari ini kami laporkan terlapor atas kasus penipuan dengan iming-iming menjadi mitra MBG,” ungkap Anton Nurdin saat melapor ke SPKT Polda Sumsel, Rabu (19/11).
Menurut Anton, setiap korban diminta menyetor uang dengan nominal berbeda, mulai Rp5 juta hingga Rp30 juta, dengan total kerugian mencapai Rp458 juta.
“Korban dipungut biaya dengan alasan pembuatan badan usaha, untuk alasan pengembangan aplikasi MBD, dan lainnya. Intinya untuk menunjang menjadi mitra MBG,” kata Anton.
Laporan ke Polda Sumsel
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan penipuan tersebut.
“Penyidik Ditreskrimum sedang mempelajari dan menindaklanjuti laporan itu,” kata Nandang.