Blak-Blakan Siswi SMP di Depok yang Jadi Korban Bully Live Sosmed
Diduga pacar dari pria tersebut cemburu karena sering berhubungan dengannya.
OZ (15) siswi SMP di Depok yang jadi korban bully teman-temanya menceritakan dengan gamblang perihal peristiwa yang menimpanya. OZ menuturkan, dia tidak tahu akan diperlakukan seperti itu oleh teman mainnya.
Terlebih sampai ada yang merekam dan live di sosial media. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (5/7) malam di sebuah rumah di Kawasan Beji, Depok.
Pemicu perundungan yang menimpanya dipicu persoalan asmara. Pasalnya ada satu lawan jenisnya yang sering berhubungan dengan OZ. Namun pria tersebut sudah memiliki kekasih.
Diduga pacar dari pria tersebut cemburu karena sering berhubungan dengannya.
“Awalnya itu aku main ramai-ramai sama teman aku, itu juga hujan dan mamah juga sempet telepon aku buat nyuruh pulang aku pulang hari itu juga,” kata OZ.
Peristiwa itu terjadi sekitar Juni bulan lalu. Tepatnya saat liburan sekolah. Saat pulang dari main, tiba-tiba ada chat masuk dari seorang laki-laki bernama Cimut.
“Di situ si cowoknya si Cimut itu ngechat aku ngajakin aku main gitu,” katanya.
Akhirnya Luluh dengan Cimut
OZ menceritakan, mulanya dia tidak terlalu merespon karena diketahui pria tersebut sudah memiliki kekasih. OZ mengaku sudah mengingatkan pria tersebut untuk tidak menghubunginya terus menerus.
Tapi Cimut tetap menghubungi korban. Dia ingin mengajak OZ untuk bertemu di luar rumah. Akhirnya dia luluh.
“Dah aku iyain tuh aku pikir tuh udah dia nggak bakal penasaran lagi kan main sama aku gitu. Terus dia ngajakin aku main lagi tapi tuh berempat aku, mainlah tuh aku di situ, itu siang, aku main ke rumah temannya,” ujarnya.
Keesokan harinya, pacar Cimut menghubungi dirinya dan mempertanyakan perihal hubungan korban dan Cimut. Namun OZ enggan merespon pertanyaan tersebut.
Tapi ketika OZ membuka sosial medianya, dia sempat melihat bahwa pacar Cimut memberi peringatan agar tidak lagi berkomunikasi dengan OZ.
“Pas aku buka akun Instagram aku, dia sempat nge live sama temannya, sebelum kejadian ini dia ngelive klarifikasi gitu dan banyak nyampein ke aku kalau yang nonton itu seribu orang lebih,” terang OZ.
Awalnya Janji Tak Kasar
Dari live tersebut, pelaku memperingatkan para followersnya untuk hati-hati dengan perilaku korban yang dianggap mengambil pacarnya.Padahal, saat itu kata OZ, dirinya sudah meminta maaf karena jalan dengan Cimut.
“Cuma dia itu kayak nggak mau maafin aku gitu. Kayak yang semuanya nih salah aku, padahal tuh cowoknya juga salah,” beber OZ.
OZ mengaku sudah tidak tahan mendapat isi pesan yang dirasa menerornya. Dia pun akhirnya ke rumah teman pelaku, S di Kawasan Beji. Saat dia tiba di rumah S, sudah ramai teman-teman yang lain di sana. Termasuk pelaku berinisial C.
“Dan aku mikir tuh juga disitu nggak bakal kayak main tangan gitu, diomongin baik-baik,” terang OZ.
Saat pertemuan di rumah S, kata OZ, pemilik rumah Sudah menegaskan jangan ada main tangan. Semua dibicarakan dengan baik-baik tentang masalah ini.
“(Kata S) Jangan main tangan atau kasar, soalnya rumah gua ada CCTV, nggak enak juga kalau bunda gua tahu, soalnya bunda gua baru pulang dari luar kota gitulah, lagi sakit juga posisinya,” kata OZ menirukan S.
Dianiaya Live Sosmed
Di rumah S, OZ pun duduk di sofa sama dua temannya yaitu B dan W. Dia duduk sambil main HP. Tiba-tiba, N datang dari arah kamar mandi langsung memukulnya. Kemudian disusul oleh C yang juga melakukan hal serupa.
“Si N, duluan. Si C tuh pas pertengahan dari kejadian itu. Aku ada di situ sekitar jam 8 malam sampai setengah 10-an ya kalau nggak salah ya,” kata OZ.
Selama itu, live media sosial berlangsung. Penganiayaan juga terus dilakukan oleh N dan C. Hingga akhirnya, semua anak-anak tersebut pulang karena sudah dikontak oleh para orangtuanya.
OZ mengakui mengenal semua anak yang ada di rumah tersebut. Tapi memang tak semua Anak berasal dari satu sekolah yang sama.
“Sebagian ada teman sekolah, teman main, sama sebagian lagi cuma kenal dari followers,” pungkasnya.