Taufik Hidayat (30) yang menyekap dan menganiaya kekasihnya, Yuvita Tri Rezeki (29), disebut mempunyai sikap yang temperamental. Hal itu diungkap penjaga indekos tempat korban disekap, Resa.
Resa mengatakan dirinya sempat meminta pelaku untuk memperlihatkan fotokopi surat menikah sebelum tinggal di indekos bersama korban. Namun demikian, selang sebulan setelah diminta surat menikah, pelaku malah mengajaknya untuk berkelahi.
"Saya pas awal sudah tagih tapi janjinya nanti. Pas udah sebulan saya tagih lagi surat nikah malah ancam ajak berantem," kata dia saat ditemui pada Selasa (23/6).
Dikarenakan enggan memperpanjang masalah, Resa pun tak meladeni permintaan pelaku dan membiarkan pelaku untuk tinggal bersama korban. Adapun pelaku tinggal di indekosnya sejak Maret 2026.
"Saya ngaku kalah saja karena udah bukan masanya berantem-berantem," ungkap dia.
Selain pernah diajak berkelahi, sambung Resa, pelaku juga pernah mengancam membunuhnya dengan sebilah golok saat kasus itu mulai viral di media sosial dan korban dibawa ke rumah sakit. Saat itu, pelaku bahkan turut membawa teman-temannya.
"Dia ke sini bawa temannya setelah rame-rame di rumah sakit bawa golok dan ancam mau matikan saya kalau korban meninggal," ujar dia.
Advertisement
Kesaksian Penghuni Indekos Lainnya
Sementara itu, salah seorang penghuni indekos, Indira juga menilai pelaku memiliki sikap yang temperamental karena sering terlihat marah-marah. Meski begitu, dia tak pernah mendengar adanya suara keributan dari arah kamar yang ditinggali korban dan pelaku. Dia hanya mendengar suara seperti memukul tembok.
"Enggak ada sih kalau keributan. Paling kedengeran suara 'Dug-dug' gitu, sama kaya nonjok-nonjok tembok gitu," ungkap dia.
Indira dan sejumlah penghuni indekos mengaku tak berani menegur pelaku. Dia mengaku terkejut atas adanya kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan di lokasi. Dia berharap pelaku dapat segera ditangkap.
"Nggak berani negur sih, soalnya kan takut juga ya, orangnya tajam terus liatnya (matanya) melotot gitu, jadinya nggak berani, pada takut," ujar dia.
Advertisement
Korban Pacar Sendiri
Sebelumnya, Yuvita menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh kekasihnya yakni Taufik di sebuah indekos yang berada di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung. Korban disekap selama tiga tahun.
Taufik sudah ditetapkan jadi tersangka dan dijadikan sebagai DPO oleh polisi. Penetapan tersangka didasarkan atas dua alat bukti yang cukup, salah satunya luka yang diderita oleh korban.
Kini, pelaku masih diburu polisi. Polisi sudah membentuk tim gabungan dan juga melibatkan perusahaan luar negeri yakni Meta Platforms untuk menelusuri jejak digital pelaku.