Siswi SMP di Sumsel Jadi Korban Bullying Dianiaya Adik Kelas, Sekolah Sudah Skorsing Tapi Keluarga Pilih Polisikan
Aksi perundungan yang melibatkan pelajar di Sumatera Selatan kembali terjadi.
Aksi perundungan yang melibatkan pelajar di Sumatera Selatan kembali terjadi. Kali ini seorang siswi SMP Negeri di Kecamatan Karang Jaya, Musi Rawas Utara (Muratara), menjadi korbannya.
Aksi perundungan itu viral di media sosial. Dalam video berdurasi tiga menit itu nampak pelaku berkali-kali memukul korban inisial C (13), baik di kepala maupun di wajah hingga menjambak rambut dan menendangnya.
Ironisnya kekerasan itu ditonton oleh sejumlah siswi lain yang semuanya masih mengenakan seragam batik sekolah. Pelaku H yang tak lain adalah adik kelasnya memaki korban dan dibalas dengan cemoohan teman-temannya.
Belakangan diketahui aksi bullying itu terjadi sepulang sekolah, Rabu (15/10). Hal ini dibenarkan Plt Kepala SMP Karang Jaya, Widya Prisetyaningrum.
"Benar, orang-orang dalam video yang viral adalah siswi-siswi kami, kejadiannya sepulang sekolah," ungkao Widya, Senin (20/10).
Widya menyebut pihak sekolah telah memberikan pembinaan kepada pelaku yakni skorsing. Berdasarkan mediasi, keluarga korban memilih melaporkan kasus ini ke polisi.
"Pelaku sudah kami skorsing, keluarga korban tetap melanjutkannya ke polisi," kata Widya.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polsek Karang Jaya Iptu Aria Kristianto mengatakan, pihaknya telah memfasilitasi mediasi antara kedua belah pihak yang dihadiri pemerintah kecamatan, Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dan orangtua kedua belah pihak.
Dalam pertemuan tersebut, keluarga korban memilih tetap menempuh jalur hukum agar pelaku dapat dijerat sesuai perundang-undangan.
"Laporan resmi sudah kami terima dari keluarga korban, kami akan proses laporan dengan profesional," kata Aria.
Aria menyebut perundungan diduga akibat kesalahpahaman. Korban mengaku pelaku kerap mencari-cari masalah dengannya dan terjadilah puncaknya.
“Kami juga melakukan pendampingan kepada korban karena psikologisnya terganggu akibat perundungan," kata Aria.