Wisatawan Meningkat, AI dan Digitalisasi Jadi Andalan Industri Pariwisata
Teknologi digital, termasuk AI, dinilai menjadi salah satu solusi untuk membantu pelaku usaha mengelola operasional.
Peningkatan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia mendorong pelaku industri pariwisata dan hospitality untuk mempercepat transformasi digital, termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan kualitas layanan sekaligus efisiensi operasional.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,248 juta orang. Angka tersebut belum termasuk pergerakan wisatawan domestik yang terus tumbuh di berbagai destinasi wisata nasional.
Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan, kebutuhan terhadap layanan yang cepat, personal, dan terintegrasi juga semakin tinggi. Teknologi digital, termasuk AI, dinilai menjadi salah satu solusi untuk membantu pelaku usaha mengelola operasional secara lebih efektif sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Indibiz by Telkom Solution menghadirkan program Promo Hospitality & Tourism 2026 untuk mendukung transformasi digital di sektor perhotelan, restoran, destinasi wisata, hingga bisnis penunjang pariwisata lainnya.
VP Enterprise Marketing & Growth Telkom, Reni Yustiani, mengatakan wisatawan saat ini menginginkan pengalaman layanan yang semakin praktis, cepat, dan terkoneksi secara digital.
"Wisatawan dan pelanggan saat ini memiliki ekspektasi yang semakin tinggi terhadap kualitas layanan. Mereka menginginkan pengalaman yang cepat, nyaman, terkoneksi, dan serba digital. Karena itu, pelaku usaha perlu didukung oleh fondasi teknologi yang andal agar dapat memberikan layanan terbaik sekaligus menjalankan operasional bisnis secara lebih efisien," ujar Reni dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).
Pemanfaatan Teknologi Bantu Pelaku Usaha
Menurut dia, pemanfaatan teknologi digital dan AI berpotensi membantu pelaku usaha memahami kebutuhan pelanggan secara lebih akurat, mengoptimalkan layanan, hingga meningkatkan efisiensi operasional.
Telkom menawarkan berbagai solusi digital yang terintegrasi melalui Indibiz, mulai dari konektivitas internet bisnis, sistem keamanan berbasis smart CCTV, kasir digital, pemantauan jaringan, hingga platform komunikasi pelanggan.
Reni menilai pelaku usaha yang mampu mengadopsi teknologi akan memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah meningkatnya persaingan industri pariwisata.
"Pelaku usaha yang mampu beradaptasi dengan teknologi akan semakin memperkuat fundamental bisnis dan bisa berdaya saing global. Semakin banyak pelaku UKM yang menggunakan layanan kombinasi dari Indibiz ini, perekonomian di Indonesia akan semakin menggeliat dan memperkuat kemandirian digital bangsa," katanya.
Telkom juga menyediakan berbagai kanal digital yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk mengakses layanan dan solusi bisnis, termasuk melalui situs Indibiz dan platform digital lainnya.
Transformasi digital dan pemanfaatan AI diperkirakan akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional, terutama di tengah meningkatnya jumlah wisatawan dan tuntutan layanan yang semakin personal serta berbasis teknologi.