Aksi Sadis Geng Motor di Bandung Bikin Seorang Pria Berdarah-darah, 6 Pelaku Diringkus
Polisi menindaklanjuti kasus pengeroyokan oleh geng motor di Jalan Sulanjana, Kota Bandung.
Polisi menindaklanjuti kasus pengeroyokan oleh geng motor di Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Kamis (26/6), yang menyebabkan korban dirawat di rumah sakit. Hasilnya, sebanyak enam pelaku berhasil ditangkap.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, pihaknya kini masih melakukan penyelidikan terhadap para pelaku. Hasil pemeriksaan sementara, ternyata para pelaku masih di bawah umur dan berasal dari luar Kota Bandung.
"Kami telah berhasil mengamankan pelaku ataupun yang diduga pelaku kurang lebih 6 orang. Tapi setelah dilakukan pemeriksaan ternyata yang bersangkutan adalah masih di bawah umur," kata Budi kepada wartawan, Selasa (1/7).
Meski begitu, Budi memastikan para pelaku tetap akan diproses secara hukum. Tentunya, sesuai dengan prosedur penanganan hukum terhadap anak di bawah umur.
"Jadi sementara kita lakukan pemeriksaan dan pendalaman sesuai dengan prosedur ABH atau anak berhadapan dengan hukum dan Undang-Undang Perlindungan Anak," ungkapnya.
Kini polisi masih melakukan pendalaman terhadap para pelaku. Termasuk guna mengungkap motif di balik tindak kekerasan yang meresahkan itu.
"Tapi tetap proses akan tetap berlanjut dan dipastikan mereka di bawah umur dan di luar kota, dari daerah Cimahi semua," kata dia.
Berita sebelumnya, video menayangkan pria dengan kondisi darah bercucuran di area kepalanya viral di media sosial. Diduga, ia menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang tidak dikenal di Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Kamis (26/6) dini hari.
Sepupu korban, Yerra Amalia (23) mengatakan peristiwa terjadi usai korban yang berusia 18 tahun itu membeli rokok bersama beberapa temannya antara pukul 01.00 WiB hingga 02.00 WIB. Teman-temannya tiba-tiba berlarian, tapi korban tidak, sebab tak mengetahui ada sejumlah orang yang mengancam.
"Kurang lebih 30 orang. Teman-temannya pada lari, dia masih kebingungan, 'ada apa' katanya. Dia kena keroyok di bundaran dekat Graha Persib," kata Yerra saat dikonfirmasi wartawan via DM Instagram, Kamis (26/6).
Insiden itu membuat korban mendapat sejumlah luka. Paling parah di bagian kepala. Korban bahkan mesti perlu mendapat penanganan intensif di RS Hasan Sadikin.
"Yang parah bagian belakang punggung sampai kena organ dalam," kata dia.
Terpisah, Kapolsek Bandung Wetan AKP Bagus Yudo Setyawan bilang pihaknya belum menerima laporan. Akan tetapi pihaknya telah memulai penyelidikan.
"Masih dalam lidik (penyelidikan). Kita lagi cek cctv dan saksi di sekitar lokasi," ucapnya.