Warga Palestina memeriksa puing-puing bangunan yang terkena serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, Kamis (25/09/2025). (AFP/ Eyad Baba)
ADVERTISEMENT
Israel meningkatkan intensitas serangan udara di Jalur Gaza pada Rabu (24/9/2025), menewaskan sedikitnya 85 warga Palestina. Serangan ini berlangsung di tengah desakan gencatan senjata dari para pemimpin dunia dalam sidang Majelis Umum PBB di New York.
Salah satu serangan paling mematikan menghantam Stadion Al Ahli di Nuseirat, yang dijadikan tempat perlindungan darurat bagi keluarga terlantar. Sedikitnya 12 orang tewas di lokasi itu, termasuk tujuh perempuan dan dua anak. PBB memperingatkan, operasi militer Israel menebar ketakutan dan memaksa puluhan ribu warga meninggalkan Kota Gaza.
Sejak perang pecah pada 7 Oktober 2023,sedikitnya 65.419 warga Palestina tewas dan 167.160 lainnya luka-luka. Ribuan korban masih diyakini terkubur di bawah reruntuhan. Konflik ini dipicu serangan Hamas yang menewaskan 1.139 orang di Israel serta menyandera sekitar 200 orang, dengan lebih dari 40 sandera masih ditahan di Gaza hingga kini.
Warga Palestina memeriksa puing-puing bangunan yang terkena serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, Kamis (25/09/2025). AFP/ Eyad BabaSeorang pria dan seorang wanita Palestina berjalan di atas reruntuhan bangunan yang terkena serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, Kamis (25/09/2025). AFP/ Eyad BabaWarga Palestina melihat reruntuhan bangunan di dekat kamp pengungsi Nuseirat yang terkena serangan Israel di Jalur Gaza tengah, Kamis (25/09/2025). AFP/ Eyad BabaReruntuhan bangunan yang terkena serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, Kamis (25/09/2025). AFP/ Eyad BabaPemuda Palestina menyentuh tangan seorang anak yang terkubur di bawah reruntuhan bangunan yang terkena serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, , Kamis (25/09/2025). AFP/ Eyad BabaWarga Palestina memeriksa puing-puing bangunan yang terkena serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, Kamis (25/09/2025). AFP/ Eyad BabaWarga Palestina memeriksa puing-puing bangunan yang terkena serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, Kamis (25/09/2025). AFP/ Eyad Baba
PBB melaporkan peningkatan drastis Serangan Israel di Gaza, menewaskan puluhan warga dan melukai ratusan lainnya dalam 24 jam terakhir, memperparah krisis kemanusiaan.
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan korban agresi Israel di Gaza mencapai 65.062 jiwa dan 165.697 luka-luka. Konflik ini bermula dari serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Militer Israel kembali melakukan penghancuran menara Gaza, kali ini menyasar Al-Kawthar di Kota Gaza, memperparah krisis kemanusiaan dan pengungsian massal.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kantor Media Pemerintah, disebutkan bahwa Israel sejak 11 Agustus 2025 telah menargetkan kawasan permukiman di Kota Gaza.