FOTO: Mirip Sniper, Ini Aksi Kim Jong-un Saat Jajal Senapan Canggih Terbaru Buatan Korea Utara
Kim mengaku puas dengan performa senapan tersebut. Ia menilai senapan runduk hasil dari pengembangan teknologi militer Korea Utara itu memiliki akurasi tinggi.
Wajahnya tampak serius. Mata kanan mengintai tajam melalui teropong, sementara telunjuknya siaga di pelatuk. Begitulah aksi Kim Jong-un saat menjajal senapan runduk terbaru buatan dalam negeri. Senapan tersebut dikembangkan untuk memperkuat unit pasukan khusus Korea Utara.
Menurut laporan media pemerintah Korea Utara, KCNA, pada Sabtu (5/4/2025), Kim Jong-un mengunjungi pangkalan pelatihan militer dari unit operasi khusus Tentara Rakyat Korea di sebuah lokasi yang dirahasiakan.
Dalam kesempatan tersebut, Kim menekankan pentingnya penguatan pasukan operasi khusus sebagai bagian krusial dari strategi militer Korea Utara saat ini.
Tak hanya meninjau para pasukan, Kim Jong-un juga menjajal senapan runduk baru yang dirancang untuk kebutuhan pasukan elite tersebut.
Setelah menguji coba senapan, Kim menyampaikan kepuasannya atas performa senjata tersebut. Ia menilai senapan runduk hasil dari pengembangan teknologi militer Korea Utara itu memiliki akurasi dan daya tembak yang tinggi.
Korea Utara kembali menjadi sorotan setelah melakukan latihan peluncuran rudal jelajah strategis jarak jauh yang diawasi langsung oleh pemimpin negara tersebut
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memeriksa latihan gabungan sistem artileri dan rudal jarak jauh dari divisi front timur Tentara Rakyat Korea, (08/05/2025)
Tak hanya menguji coba drone berbasis AI, Korea Utara secara resmi meluncurkan pesawat peringatan dini udara (Airborne Early Warning/AEW) untuk pertama kalinya.
Kim Jong-un memuji rudal hipersonik itu sebagai senjata ampuh untuk melawan ancaman keamanan yang ditimbulkan kekuatan musuh dan perubahan lingkungan regional.
Korea Selatan memperkirakan bahwa sekitar 15.000 tentara Korea Utara telah dikirim oleh Kim Jong Un untuk memberikan bantuan kepada Rusia di wilayah Kursk.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi bertemu Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Pyongyang, menegaskan kembali kedekatan dan komitmen strategis dalam Hubungan China-Korut yang semakin erat.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi akan melakukan kunjungan penting ke Korea Utara pada 9-10 April 2026, menandai upaya penguatan hubungan bilateral dan pembukaan kembali akses transportasi antara kedua negara.
Kim Jong Un membangun lahan pertanian berkapasitas besar di Korea Utara untuk meningkatkan ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor makanan.
Dokumen Strategi Pertahanan AS terbaru mendorong sekutu untuk meningkatkan belanja militer hingga lima persen dari PDB, menandai pergeseran signifikan dalam tanggung jawab keamanan global.
Kim Jong Un memecat pejabat senior dalam kunjungannya pembukaan kompleks industri permesinan. Jong Un kesal lantaran proyek tersebut molor dari target.