Arkeolog Temukan Makam Berusia 5.000 Tahun, Berisi 270.000 Biji Manik-Manik
Situs pemakaman ini dibangun antara tahun 2900 dan 2800 SM dari Zaman Tembaga.
Arkeolog menemukan makam berusia 5.000 tahun di situs pemakaman Montelitio, Spanyol. Makam ini milik seorang wanita yang dikubur dengan 270.000 biji manik-manik. Ratusan ribu manik-manik ini dirangkai menjadi sebuah gaun indah.
Situs pemakaman ini dibangun antara tahun 2900 dan 2800 SM dari Zaman Tembaga, seperti dikutip dari Arkeonews, Senin (10/2).
Tumpukan manik-manik ini ditemukan di dekat bangunan yang disebut "Putri Gading/The Ivory Lady". Keberadaan manik-manik ini menjelaskan jaringan canggih produksi pengrajin dan perdagangan sumber daya kelautan, menyoroti peran penting perempuan dalam hierarki sosial lebih dari 4.000 tahun yang lalu.
Penulis utama studi Leonardo García Sanjuán, seorang profesor prasejarah di Universitas Seville, menyatakan manik-manik tersebut kemungkinan besar merupakan pakaian upacara yang dikenakan oleh para wanita, yang memegang peran sosial atau keagamaan yang penting selama acara atau upacara khusus.
Menurutnya, pakaian tersebut akan cukup berat dan tidak cocok untuk dipakai sehari-hari. Dia menambahkan, banyak manik-manik yang tampak berwarna-warni karena beberapa cangkang masih memiliki efek mutiara.
Libatkan 10 Tenaga Kerja
Analisis komprehensif terhadap koleksi manik-manik ini telah mengungkap status penting perempuan dalam masyarakat yang pernah berkembang pesat di situs Valencina. Temuan penting ini dirinci dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances yang menyoroti peran berpengaruh yang dimainkan perempuan dalam komunitas kuno ini.
Berdasarkan hasil penelitian tim ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu, sebagian besar manik-manik terbuat dari kulit kerang, dengan bahan tambahan termasuk batu dan tulang. Para peneliti memperkirakan ada 270.769 biji manik-manik bulat yang menakjubkan, yang sebagian besar dibuat dari cangkang laut.
Produksi manik-manik ini membutuhkan tenaga kerja 10 orang yang bekerja delapan jam sehari selama 206 hari atau tujuh bulan. Mayoritas manik-manik itu ditemukan di sebuah ruangan besar di makam Montelirio, yang berisi kerangka 20 orang, termasuk 15 wanita dan lima orang yang jenis kelaminnya tidak dapat ditentukan. Selain itu, ruangan yang lebih kecil tempat dua wanita dimakamkan juga menyimpan manik-manik.