Arkeolog Temukan Tiga Kuburan Wanita Viking Kaya Raya dari Abad ke-9, Berisi Perhiasan Sampai Koin Unik

Namun tidak ditemukan kerangka manusia dari kuburan-kuburan ini.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Arkeolog Temukan Tiga Kuburan Wanita Viking Kaya Raya dari Abad ke-9, Berisi Perhiasan Sampai Koin Unik
Koin unik yang ditemukan di kuburan wanita Viking kaya raya di Norwegia, berasal dari abad ke-9. (Universitas Museum Bergen)

Arkeolog dari Universitas Museum Bergen di Norwegia menemukan situs pemakaman bangsa Viking yang diyakini berisi sekitar 20 kuburan di area perkebunan Skumsnes, Fitjar.

Sebelumnya tahun lalu, para penggemar detektor metal menemukan sebuah koin dan bros serta potongan kain di tempat ini. Akhirnya para arkeolog meyakini temuan para pendetektor logam itu berasal dari makam Viking ini.

"Banyak orang yang dikubur dihias dengan perhiasan yang indah. Sangat menakjubkan menemukan kuburan dengan artefak yang masih terjaga dengan baik," jelas arkeolog dari Universitas Museum Bergen, Søren Diinhoff, dikutip dari laman Science Norway, Selasa (17/12).

Tiga dari puluhan kuburan tersebut digali musim gugur ini, yang merupakan milik tiga wanita yang hidup di zaman Viking awal, pada paruh pertama abad ke-9.

Seorang wanita dimakamkan di celah alami batu, yang kemudian ditutup dengan batu. Wanita itu dikubur dengan perhiasan kostum dan bros, ciri khas bros oval yang digunakan wanita Zaman Viking untuk mengikat gaun mereka. Beberapa perhiasan berasal dari Inggris atau Irlandia.

Kepala Rumah Tangga

Arkeolog Temukan Tiga Kuburan Wanita Viking Kaya Raya dari Abad ke-9, Berisi Perhiasan Sampai Koin Unik
Perhiasan yang ditemukan di kuburan wanita Viking kaya raya dari abad ke-9 di Norwegia. Universitas Museum Bergen

Wanita lainnya berpangkat lebih tinggi. Makamnya berisi batu-batu yang disusun berbentuk perahu. Di dalam batu itu ada paku keling perahu. Sebuah perahu sepanjang empat meter menemani wanita ini menuju akhirat. Kuburan ini juga berisi bros berbentuk oval, perhiasan kostum lainnya, serta kalung yang terbuat dari 46 manik-manik kaca dan 11 koin perak.

Wanita di kuburan perahu ini tidak hanya dikuburkan dengan perhiasan indah. Ditemukan gunting wol, hetchel, gelendong, dan pedang tenun – barang-barang yang dibutuhkan untuk memproduksi tekstil. Para arkeolog meyakini wanita ini bertanggung jawab atas pekerjaan di lahan pertanian tersebut.

“Produksi tekstil sangat bergengsi. Peternakan yang memproduksi pakaian bagus memiliki status tinggi,” kata Diinhoff.

Selain itu, wanita tersebut juga dikubur dengan membawa kunci perunggu.

“Ini juga menunjukkan bahwa dia memegang peran sebagai kepala rumah tangga,” ujarnya.

Koin Unik

Arkeolog Temukan Tiga Kuburan Wanita Viking Kaya Raya dari Abad ke-9, Berisi Perhiasan Sampai Koin Unik
Koin unik yang ditemukan di kuburan wanita Viking kaya raya di Norwegia, berasal dari abad ke-9. Universitas Museum Bergen

Salah satu koin yang ditemukan dari kuburan wanita Viking ini adalah varian yang sangat langka dari kota Hedeby atau Ribe di Viking Denmark, dibuat di Denmark selatan pada paruh pertama abad ke-9.

Koin lainnya tampaknya adalah koin perak Carolingian. Ini juga berasal dari paruh pertama abad ke-9 tetapi berasal dari Kekaisaran Frank. Hal ini menunjukkan bahwa wanita tersebut memiliki koneksi ke benua tersebut.

“Kedua wanita ini mempunyai kontak di luar Norwegia. Ini mungkin bukan suatu kebetulan. Mungkin mereka datang dari luar negeri dan menikah dengan komunitas lokal,” Diinhoff berspekulasi.

Tanpa Kerangka Manusia

Arkeolog Temukan Tiga Kuburan Wanita Viking Kaya Raya dari Abad ke-9, Berisi Perhiasan Sampai Koin Unik
Bros yang ditemukan di makam wanita Viking kaya raya di Norwegia, berasal dari abad ke-9. Universitas Museum Bergen

Di kuburan ketiga yang belum sepenuhnya digali, para arkeolog menemukan 20 manik-manik dan sisa-sisa perhiasan berlapis perak.

Namun anehnya, tidak ada kuburan yang berisi kerangka manusia dari tiga makam yang digali tersebut.

“Itulah masalahnya di Norwegia bagian barat. Tanah di sini memakan sisa-sisa tulang,” kata Diinhoff.

Para arkeolog juga berspekulasi makam-makam ini memang kosong dan berfungsi hanya sebagai situs peringatan dengan mengubur benda-benda penting milik para wanita kaya raya tersebut.

Rekomendasi