Obama Singgung Soal Area 51: Alien Itu Ada!
Obama mengatakan keyakinannya itu dalam sebuah wawancara siniar.
Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan pada Sabtu bahwa alien itu ada, namun ia mengaku belum pernah melihatnya.
Ketika ditanya oleh podcaster progresif Brian Tyler Cohen mengenai keberadaan kehidupan luar angkasa, mantan presiden tersebut menjawab: “Mereka nyata.”
“Tapi saya belum pernah melihatnya. Mereka tidak disembunyikan di Area 51. Tidak ada fasilitas bawah tanah—kecuali ada konspirasi besar dan mereka menyembunyikannya dari Presiden Amerika Serikat,” kata dia, seperti dilansir Time, Minggu (15/2).
Pewawancara tidak mengajukan pertanyaan lanjutan mengenai topik tersebut.
Memicu Spekulasi
Singkatnya komentar Obama memicu spekulasi luas di dunia maya, sehingga mantan presiden itu mengeluarkan klarifikasi melalui Instagram 24 jam kemudian.
“Saya mencoba mengikuti semangat sesi tanya cepat, tetapi karena ini mendapat perhatian, izinkan saya memperjelas,” tulisnya.
“Secara statistik, alam semesta begitu luas sehingga kemungkinan besar ada kehidupan di luar sana. Namun jarak antar sistem tata surya sangat besar sehingga kecil kemungkinan kita pernah dikunjungi alien, dan selama masa kepresidenan saya, saya tidak melihat bukti bahwa makhluk luar angkasa pernah melakukan kontak dengan kita. Sungguh!”
Mantan presiden itu juga berbicara mengenai pengerahan ribuan agen imigrasi (ICE) baru-baru ini ke Minnesota, dan mengecam apa yang ia sebut sebagai “perilaku menyimpang” pemerintah federal selama gelombang penegakan hukum yang berlangsung berbulan-bulan.
Perilaku Menyimpang
Obama membandingkan tindakan Pemerintahan Trump di Minnesota dengan perilaku yang “kita lihat di negara-negara otoriter dan di kediktatoran, tetapi belum pernah kita lihat di Amerika.”
“Penting bagi kita untuk menyadari sifat yang belum pernah terjadi sebelumnya dari apa yang dilakukan ICE di Minneapolis dan St. Paul, cara agen federal dan agen ICE dikerahkan tanpa pedoman dan pelatihan yang jelas, menarik orang keluar dari rumah mereka, menggunakan anak berusia lima tahun untuk mencoba memancing orang tuanya,” katanya, merujuk pada kasus Liam Conejo Ramos yang berusia lima tahun.
“Jadi perilaku menyimpang dari agen pemerintah federal sangat mengkhawatirkan dan berbahaya, tetapi kita juga perlu sejenak menghargai gelombang luar biasa dari pengorganisasian, pembangunan komunitas, kepedulian, tetangga yang membelikan bahan makanan bagi orang lain, mendampingi anak-anak ke sekolah, para guru yang membela murid-murid mereka, bukan secara acak, tetapi secara sistematis dan terorganisasi, warga yang mengatakan, ‘ini bukan Amerika yang kami yakini,’” ujarnya.