Arkeolog Temukan Makam Kuno Abad ke-4, Ada Pedang Bermotif Bulan Sabit Terkubur Bersama Prajurit

Makam kuno itu dikelililngi parit yang lebar dan pagar segi empat.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Arkeolog Temukan Makam Kuno Abad ke-4, Ada Pedang Bermotif Bulan Sabit Terkubur Bersama Prajurit
pedang kuno di prancis (Flore Giroud/INRAP)

Arkeolog dari institut Nasional untuk Penelitian Arkeologi Preventif (INRAP) menemukan nekropolis (kawasan pemakaman besar) dengan monumen disertai barang-barang kuburan yang dihias dengan mewah.

Nekropolis tersebut terletak di Creuzier-le-Neuf, sebuah komune di departemen Allier, wilayah Prancis Tengah yang meliputi area seluas hampir 650 meter persegi.

Pemakaman itu terletak di lokasi yang tinggi dan diatur dalam sebuah pagar segi empat dikelilingi oleh parit yang lebar.

Arkeolog menemukan 100 pemakaman, sebagian besar berorientasi dari utara ke selatan. Sayangnya, tanah masam menghancurkan semua sisa-sisa manusia dan organik. Sehingga tidak meninggalkan jejak fisik dari mereka yang dikuburkan.

Hal yang tersisa adalah koleksi besar persembahan pemakaman yang ditemukan di hampir setengah dari pemakaman. Para ahli memperkirakan persembahan itu berasal dari Zaman Besi, sekitar abad ke-4 dan ke-3 SM. Pada saat itu, kawasan pemakaman tersebut kemungkinan terletak di persimpangan wilayah suku Gelia Arverni, Aedui, dan Bituriges.

Sebagian besar benda tersebut adalah perhiasan pribadi, seperti gelang yang berkisar dari batang paduan tembaga melingkar hingga desain berhias yang menampilkan motif lingkaran (oseli) dan garis lengkung panjang yang menunjukkan unsur seni dan simbolisme.

Ditemukan pula 18 fibula (bros) yang rusak parah, terbuat dari paduan tembaga atau besi. Salah satu dari bros tersebut adalah contoh langka yang dihiasi dengan batu permata cabochon dan cakram daun perak.

Di antara temuan yang paling terkenal dari pemakaman kuno itu adalah dua makam prajurit, Makam 782 dan 990 yang masing-masing dari makam tersebut berisi pedang yang sangat terawat baik di dalam sarungnya.

Sarung pedang di Makam 782 memiliki gagang dan pelat depan yang terbuat dari perpaduan tembaga. Sarung tersebut dihiasi dengan gulungan rumit (oseli) dan dekorasi permata Cabochon, termasuk sisipan kaca dan motif swastika.

Pedang besi tersebut berukuran pendek dan runcing dengan gagang yang dibedakan dengan ekstensi seperti antena yang dihiasi dengan pola paduan tembaga. Analisis sinar-X mengungkap hiasan sisipan pada pedang. Hiasan tersebut menggambarkan lingkaran dan bulan sabit yang dibagi oleh motif linier.

Pedang di Makam 990 lebih sederhana, hanya ada sepasang motif mata di bagian atas sarungnya. Jejak-jejak tekstil terperangkap dan terawetkan dalam korosi logam, kemungkinan berasal dari pakaian jenazah.

Reporter Magang: Devina Faliza Rey

Rekomendasi