6.000 Tentara Israel Terluka Selama Perang Genosida di Gaza
Perang genosida Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza telah menelan korban lebih dari 56.000 jiwa.
Tentara pendudukan Israel mengumumkan pada Senin, total pasukan mereka yang terluka selama perang genosida di Gaza sejak 7 Oktober 2023 menjadi 6.000 orang.
Surat kabar Israel Hayom mengutip pernyataan tentara Israel melaporkan, prajurit cadangan Israel mengalami luka sedang selama pertempuran di Jalur Gaza utara, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Menurut data militer Israel, 871 perwira dan prajurit tewas sejak dimulainya perang di Gaza, termasuk 428 dalam pertempuran darat, yang dimulai pada 27 Oktober 2023, seperti dikutip Middle East Monitor, Kamis (26/6).
Data tersebut juga menunjukkan, 6.000 prajurit terluka sejak dimulainya perang, termasuk 2.738 dalam pertempuran darat di Jalur Gaza.
Israel melakukan perang genosida di Gaza sejak 7 Oktober 2023, membunuh lebih dari 56.000 warga Palestina. Metode pembersihan etnis yang mereka lakukan tidak hanya pembunuhan langsung tetapi juga menciptakan kelaparan, kehancuran, dan pengungsian.
Israel mengabaikan seruan dan perintah internasional dari Mahkamah Internasional untuk menghentikannya. Mahkamah Pidana Internasional (ICC) juga telah mengeluarkan surat penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan di Gaza.