Manchester City Kembali Gagal Mendulang 3 Poin, Posisi Pep Guardiola Terancam?
Manchester City (Man City) tidak berhasil meraih kemenangan setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Everton dalam pertandingan Liga Inggris.
Manchester City (Man City) kembali mengalami kegagalan dalam meraih poin maksimal setelah bermain imbang 1-1 melawan Everton pada laga Liga Inggris 2024/2025 yang berlangsung pada hari Kamis (26/12/2024) malam WIB. Dalam 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi, Man City mencatatkan sembilan kekalahan dan hanya berhasil meraih satu kemenangan.
Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan pelatih mereka, Pep Guardiola. Apakah saatnya bagi klub untuk mempertimbangkan pemecatan pelatih asal Spanyol tersebut? Atau mungkin posisi Guardiola masih dianggap aman di mata manajemen klub?
Beberapa penggemar lawan yang hadir dalam laga tandang telah mengejek Guardiola dengan menyanyikan lagu yang berbunyi 'dipecat di pagi hari'. Hal ini menunjukkan adanya ketidakpuasan terhadap performa tim yang dinilai semakin menurun. Selain itu, banyak pengamat sepak bola mulai mempertanyakan apakah hasil buruk yang terus berlanjut ini akan mendorong Guardiola untuk meninggalkan Man City. Dengan situasi yang semakin memanas, keputusan mengenai masa depan pelatih ini akan menjadi sorotan utama dalam waktu dekat.
Manajemen Punya Keyakinan Terhadap Pep Guardiola
Menurut laporan dari Manchestereveningnews, Pep Guardiola masih mendapatkan dukungan penuh dari manajemen untuk membawa tim kembali ke performa terbaik. Pertama, Guardiola telah berhasil meraih enam gelar juara Premier League dalam tujuh tahun terakhir, termasuk empat gelar secara berturut-turut, yang membuat posisinya dianggap aman.
Selain itu, pelatih ini baru saja menandatangani perpanjangan kontrak dengan Man City, yang menunjukkan bahwa manajemen masih memiliki kepercayaan tinggi terhadapnya. Yang paling penting, hubungan Guardiola dengan pemilik klub hingga saat ini tetap terjaga dengan baik.
Diskusi dengan Chairman
Pep Guardiola mengungkapkan bahwa ia sering melakukan diskusi rutin dengan chairman Manchester City, Khaldoon Al Mubarak. Ia menyatakan bahwa dukungan dari Khaldoon sangat penting untuk membantunya mengubah situasi di Etihad.
"Setiap minggu kami berbicara. Saya merasa sangat didukung," ujar Guardiola mengenai interaksinya dengan Khaldoon Al Mubarak.
"Kami berperilaku seperti di musim pertama mungkin, tetapi itu benar-benar berbeda. Kami berdua tahu itu, ketika ada momen di mana sesuatu yang salah terjadi maka kami akan mengambil keputusan. Saya merasa sangat didukung olehnya," katanya.
Guardiola melanjutkan, "Kami mengatakan 'Oke situasinya seperti ini' dan apa yang harus kami lakukan untuk meningkatkan tim dan ayo, mari kita lanjutkan ke pertandingan berikutnya dan itu selalu positif."
Sumber: Manchestereveningnews