FOTO: Revitalisasi Stasiun MRT Bundaran HI Ubah Sementara Tata Trotoar Jalan Thamrin

Rekayasa trotoar dan penyempitan jalan di kawasan Thamrin dilakukan PT MRT Jakarta seiring proyek revitalisasi Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta.

Arie Basuki
Oleh Arie Basuki - Reporter
FOTO: Revitalisasi Stasiun MRT Bundaran HI Ubah Sementara Tata Trotoar Jalan Thamrin
Pekerja mengerjakan proyek revitalisasi di area Stasiun MRT Bundaran HI di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026). (Kapanlagi.com/ Budy Santoso)

PT MRT Jakarta memberlakukan rekayasa jalan dan trotoar di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, seiring dengan berlangsungnya proyek revitalisasi Stasiun MRT Bundaran HI. Pekerjaan ini berdampak pada penyempitan badan jalan sebagai bagian dari upaya peningkatan konektivitas kawasan melalui pengembangan ruang bawah tanah yang terintegrasi dengan area komersial di sekitar stasiun.

Pengembangan mencakup pembangunan tiga akses masuk tambahan, terdiri dari dua akses di sisi barat dan satu di sisi timur stasiun. Fasilitas tersebut akan dilengkapi dengan tangga, eskalator, serta elevator yang terhubung langsung dengan jalur pejalan kaki di kedua sisi jalan. Selain itu, proyek juga meliputi pembangunan menara ventilasi dan sistem pendingin guna mendukung kenyamanan pengguna.

Revitalisasi ini sekaligus membuka peluang interkoneksi dengan kawasan komersial di sekitar stasiun, memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat aktivitas terpadu. Integrasi juga direncanakan dengan moda transportasi lain, termasuk halte TransJakarta di sekitar Bundaran HI, untuk mendukung konsep kawasan berorientasi transit.

Proyek revitalisasi ditargetkan selesai pada pertengahan 2027. Dengan pengembangan tersebut, stasiun yang berada sekitar 18 meter di bawah permukaan tanah ini diharapkan mampu mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang yang saat ini mencapai ratusan ribu orang setiap bulan.

Rekomendasi