Polda Jabar Siapkan 10 Ton Beras Murah Jelang HUT RI ke-80, Beras SPHP Dijual Rp11.000 per Kg
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya institusi Polri dalam membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
Polda Jabar menyediakan 10 ton beras dengan harga terjangkau untuk masyarakat jelang HUT ke-80 RI. Beras ini akan disalurkan melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Tenis Polda Jabar pada 13 sampai 17 Agustus 2025, mulai pukul 08.00–16.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya institusi Polri dalam membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat dalam urusan pangan di tengah situasi ekonomi yang menantang.
Nantinya, masyarakat dapat membeli beras jenis SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dari Bulog, seharga Rp11.000 per kilogram yang lebih murah dari harga pasar.
Untuk pemerataan, setiap warga hanya boleh membeli maksimal 2 kemasan berisi 5 kilogram, atau total 10 kilogram per orang selama program berlangsung.
"Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban masyarakat, tetapi juga mendukung program stabilisasi harga pangan nasional yang saat ini tengah digalakkan oleh pemerintah," kata Dirreskrimsus Polda Jabar, Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono.
Kegiatan ini, merupakan salah satu peran aktif Polri dalam upaya turut menjamin ketersediaan pangan yang merata dan terjangkau di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi Polri dengan masyarakat menjelang perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Gerakan Pangan Murah ini sendiri mengusung semangat #POLRIUntukMasyarakat. Ia menjadi bagian dari agenda transformasi Polri yang terus berupaya menjadi institusi yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi).
Polres Bulukamba Gelar Kegiatan Serupa
Polres Bulukumba bersama Perum Bulog setempat baru-baru ini menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Inisiatif ini secara khusus menyasar masyarakat prasejahtera untuk membantu meringankan beban ekonomi mereka.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari strategi nasional yang bertujuan untuk mengendalikan inflasi di lapangan. Selain itu, program ini juga memberikan perlindungan sosial yang signifikan bagi masyarakat luas.
Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto menjelaskan bahwa sinergi antara Polri dan Bulog sangat penting dalam upaya ini. Diharapkan GPM dapat membuat harga bahan pokok lebih terjangkau dan menstabilkan kondisi ekonomi daerah.
Sinergi Polri-Bulog untuk Stabilitas Harga
AKBP Restu Wijayanto menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga. Kolaborasi erat antara kepolisian dan Bulog menjadi kunci sukses pelaksanaan program ini. Langkah proaktif ini diharapkan mampu meredam gejolak harga di pasaran.
Melalui GPM, masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dari pasaran. Hal ini secara langsung berkontribusi pada upaya pengendalian inflasi daerah. Program ini juga menjadi jaring pengaman sosial bagi keluarga yang membutuhkan.
Wakil Kepala Bulog Cabang Bulukumba, Nurim Samma, menyampaikan apresiasinya kepada Polres Bulukumba. Dukungan dari pihak kepolisian sangat membantu dalam persiapan dan kelancaran kegiatan GPM. Ini menunjukkan soliditas antar lembaga dalam melayani masyarakat.