Polda Kalsel Gandeng Bulog Salurkan 13 Ribu Ton Beras SPHP, Harga Dijamin Termurah!
Polda Kalsel berkomitmen membantu penyaluran 13 ribu ton beras SPHP hingga akhir tahun, memastikan masyarakat mendapatkan harga termurah. Bagaimana strategi mereka?
Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Perum Bulog berkomitmen penuh untuk menyalurkan 13 ribu ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat. Langkah strategis ini diambil guna memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga di wilayah tersebut.
Penyaluran beras SPHP ini ditargetkan rampung hingga akhir tahun 2023, sebagai bagian dari upaya pemerintah mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Program ini secara khusus menyasar warga Kalsel agar dapat mengakses beras dengan harga terjangkau.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan secara langsung memerintahkan jajarannya untuk mengoptimalkan penyaluran melalui berbagai metode. Salah satunya adalah dengan mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh kabupaten dan kota.
Strategi Polda Kalsel dalam Optimalisasi Penyaluran Beras SPHP
Untuk memastikan 13 ribu ton beras SPHP sampai ke tangan masyarakat, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan telah memberikan instruksi tegas. Ia memerintahkan Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M Gafur Aditya Siregar agar Satgas Pangan meningkatkan Gerakan Pangan Murah (GPM). Ini menjadi salah satu metode utama dalam mendistribusikan beras SPHP secara efektif.
Berdasarkan laporan yang diterima Satgas Pangan, setiap GPM yang diselenggarakan oleh Polda Kalsel menunjukkan hasil yang signifikan. Kegiatan ini mampu menjual antara 5 hingga 10 ton beras SPHP dalam kemasan 5 kilogram setiap kali pelaksanaannya. Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap program pangan murah tersebut.
Kapolda Yudha menegaskan bahwa seluruh jajaran, termasuk Polres di setiap daerah, harus bergerak aktif membantu Bulog. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat memperoleh beras SPHP dengan harga yang paling murah. Harga jual yang ditetapkan untuk beras SPHP kemasan 5 kilogram adalah Rp56.500, menjadikannya pilihan terjangkau bagi banyak keluarga.
Kolaborasi Bulog dan Polda Kalsel untuk Stabilitas Harga Pangan
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Selatan, Muhammad Akbar Said, menjelaskan bahwa 13 ribu ton beras SPHP yang masih tersisa merupakan bagian dari target penyaluran yang lebih besar. Total target penyaluran beras SPHP ke masyarakat sepanjang tahun ini mencapai 25 ribu ton. Sisa stok ini harus segera didistribusikan sebelum akhir tahun.
Akbar Said menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Polda Kalsel dan 13 Polres jajaran. Mereka dinilai telah konsisten melaksanakan GPM sebagai sarana utama penyaluran beras SPHP. Kolaborasi ini sangat vital dalam mencapai target distribusi yang telah ditetapkan.
Program pemerintah ini dirancang khusus untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan harga beras di pasaran. Selain itu, inisiatif penyaluran beras SPHP juga bertujuan untuk menekan laju inflasi yang mungkin terjadi. Muhammad Akbar Said menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi erat antara Bulog dan seluruh pihak terkait.
Sumber: AntaraNews