Pemkot Bengkulu Bangun Lokasi Baru, Wujudkan Penataan Pasar Minggu yang Lebih Tertib
Pemerintah Kota Bengkulu sedang membangun lokasi baru untuk pedagang di sekitar Pasar Minggu. Upaya penataan Pasar Minggu Bengkulu ini diharapkan menciptakan ketertiban, kenyamanan, dan ruang usaha yang layak bagi para pedagang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mengambil langkah progresif dalam menata kawasan perdagangan di ibu kota. Sebuah lokasi baru sedang dibangun untuk mengakomodasi para pedagang yang selama ini berjualan di bahu dan badan jalan sekitar Pasar Minggu.
Pembangunan ini berlokasi strategis di sebelah Gedung Pasar Tradisional Modern (PTM) Pasar Minggu. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya besar Pemkot Bengkulu untuk menciptakan ketertiban umum. Tujuannya adalah memastikan aktivitas perdagangan tidak lagi mengganggu arus lalu lintas yang padat.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menjelaskan bahwa pembangunan ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap para pedagang. Langkah ini diharapkan memberikan tempat berjualan yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi mereka.
Solusi Komprehensif untuk Ketertiban dan Kenyamanan Berbelanja
Pemerintah Kota Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam mengatasi permasalahan pedagang kaki lima di Pasar Minggu. Wali Kota Dedy Wahyudi menyatakan bahwa pemerintah memilih untuk 'mengalah' dengan menyediakan fasilitas baru. Ini dilakukan agar pedagang tetap bisa mencari nafkah tanpa mengganggu jalan umum.
Langkah ini diharapkan menjadi solusi yang saling menguntungkan bagi semua pihak. Pemerintah menginginkan ketertiban kota, sementara pedagang membutuhkan tempat usaha yang layak. Dengan demikian, perekonomian keluarga dapat terus ditopang dengan baik.
Pembangunan lokasi baru ini ditargetkan selesai sebelum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, tepatnya pada 18 Februari 2026. Penetapan awal Ramadhan 1447 H sendiri diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026, dengan Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan pada 18 Februari 2026.
Fasilitas Modern Khusus Pedagang Komoditas Basah
Lokasi baru yang sedang dibangun ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Lahan pembangunan akan diratakan dan dibeton untuk menciptakan permukaan yang kokoh dan bersih. Selain itu, area ini juga akan dilengkapi dengan atap dan pencahayaan yang memadai.
Fasilitas ini dirancang untuk memastikan para pedagang dapat berjualan dengan nyaman, baik saat hujan maupun pada malam hari. Kenyamanan ini penting untuk menjaga keberlangsungan usaha mereka.
Area ini secara khusus diperuntukkan bagi pedagang komoditas basah, seperti ikan dan ayam. Selama ini, pedagang komoditas tersebut sering memadati pinggiran jalan, menyebabkan kemacetan dan ketidaktertiban.
Mewujudkan Pasar Minggu yang Lebih Bersih dan Tertata
Selain pembangunan lapak baru, pemerintah juga akan melakukan penataan area parkir di sekitar Pasar Minggu. Penataan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan terorganisir.
Dengan adanya penataan menyeluruh, diharapkan arus lalu lintas di sekitar Pasar Minggu akan bersih dari hambatan pedagang kaki lima. Hal ini akan memungkinkan masyarakat untuk berbelanja dengan lebih nyaman dan aman.
Keberadaan pasar baru ini diharapkan dapat menghilangkan praktik berjualan di kawasan terlarang seperti bahu atau badan jalan. Ini adalah langkah penting untuk menjaga ketertiban umum dan menciptakan ekosistem perdagangan yang harmonis.
Sumber: AntaraNews