Pemkot Tangerang Siagakan Petugas Usai Penertiban PKL di Pasar Jelang Lebaran

Pemerintah Kota Tangerang menyiagakan petugas di Pasar Anyar dan Pasar Sipon pasca Penertiban PKL, memastikan ketertiban dan kenyamanan jelang Idul Fitri 1447 H serta kelancaran lalu lintas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Tangerang Siagakan Petugas Usai Penertiban PKL di Pasar Jelang Lebaran
Pemerintah Kota Tangerang menyiagakan petugas di Pasar Anyar dan Pasar Sipon pasca Penertiban PKL, memastikan ketertiban dan kenyamanan jelang Idul Fitri 1447 H serta kelancaran lalu lintas. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Tangerang menyiagakan petugas untuk mengawasi dan menjaga situasi di Pasar Anyar dan Pasar Sipon. Langkah ini dilakukan setelah operasi penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di lokasi tidak semestinya. Penyiagaan petugas ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Tangerang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Operasi penertiban ini bertujuan utama mengurai kepadatan, mengembalikan fungsi jalan, serta meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di sekitar area pasar. Selain itu, inisiatif ini juga untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih nyaman dan tertib bagi seluruh masyarakat, termasuk konsumen dan pedagang.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa Pemkot Tangerang tidak pernah melarang pedagang untuk berdagang. Namun, ia menekankan pentingnya berjualan di tempat yang semestinya agar tidak menyalahi aturan dan mengganggu ketertiban lingkungan maupun lalu lintas. Penertiban ini bukan sekadar melarang, melainkan menertibkan yang berjualan di tempat yang tidak seharusnya.

Sebelumnya, Pemkot Tangerang telah melaksanakan operasi penertiban lapak-lapak liar di lingkungan pasar. Fokus utama penertiban PKL ini adalah pada pedagang yang berjualan di badan jalan serta area yang tidak sesuai peruntukan, khususnya sepanjang Jalan Pasar Anyar dan Pasar Sipon. Tindakan ini diambil untuk memastikan bahwa fasilitas publik dapat berfungsi optimal.

Wali Kota Sachrudin menjelaskan bahwa penertiban ini akan dilakukan secara berkala. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih nyaman dan tertib bagi semua pihak, termasuk konsumen, pedagang, dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut. Ia berharap semua dapat menjalankan aktivitasnya dengan lancar, terutama menjelang dan setelah Lebaran.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan di lingkungan masing-masing. Hal ini penting agar perayaan Idul Fitri tahun ini dapat dirayakan dengan nyaman dan kondusif. Kebersihan lingkungan menjadi prioritas untuk Lebaran yang lebih bermakna.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menyatakan bahwa penertiban dilakukan secara humanis dan persuasif. Pendekatan dialog kepada para pedagang selalu dikedepankan dalam setiap proses penertiban. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot untuk berinteraksi secara positif dengan warganya.

Herman Suwarman menambahkan bahwa Pemkot tidak hanya menertibkan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada para pedagang. Pemahaman ini bertujuan agar pedagang dapat berjualan di lokasi yang telah disediakan demi kenyamanan bersama. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk penataan yang lebih baik.

Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen melakukan penataan lanjutan guna menciptakan kawasan Pasar Anyar yang lebih tertib dan representatif. Upaya ini diharapkan memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung. Tujuannya adalah memastikan seluruh masyarakat Kota Tangerang dapat berlebaran dengan aman dan nyaman.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Wawan Fauzi menyampaikan bahwa operasi ini bertujuan memastikan seluruh ruas jalan di sekitar pasar dalam kondisi bersih dan tertib saat Idul Fitri. Dengan demikian, masyarakat dapat beraktivitas dan bersilaturahim dengan nyaman. Target utama adalah ruas jalan di sekitar Pasar Anyar dan Pasar Sipon.

Operasi gabungan ini juga dilanjutkan dengan pembersihan rumah-rumah ibadah. Harapannya, masjid-masjid akan siap digunakan untuk Shalat Idul Fitri 1447 H. Kebersihan tempat ibadah menjadi prioritas agar umat muslim dapat beribadah dengan khusyuk.

Wawan Fauzi mengimbau para pedagang untuk tidak kembali berjualan di badan jalan setelah penertiban. Pedagang diminta menempati lokasi yang telah disediakan oleh pengelola pasar. Ia mengingatkan, khususnya di sekitar Pasar Anyar dan Pasar Sipon, agar tidak lagi berjualan di bahu jalan seperti Jalan Ahmad Yani yang merupakan akses utama lalu lintas masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi