Menakar Fiskal & Moneter
Menakar Fiskal & Moneter Lihat Selengkapnya
Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Jepang Longgarkan Ekspor Senjata Mematikan, Sinyal Berakhirnya Era Pasifisme?

{{caption}}
Seskab Teddy: RI Ekspor Pupuk Urea ke Australia, PM Albanese Apresiasi Prabowo

{{caption}}
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bareng Dudung Bahas Pertahanan dan Keamanan di Tengah Geopolitik Dunia

{{caption}}
Rosan Temui Prabowo, Lapor Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp 498 Triliun

{{caption}}
Prabowo Targetkan 17 Gigawatt PLTS Bisa Terbangun pada 2026 Ini

{{caption}}
Prediksi Atalanta vs Lazio: Peluang Rebut Gelar Musim Ini

Topik Terkait
{{caption}}
Daftar Sektor Saham yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pelemahan Rupiah

Kondisi Rupiah yang melemah tidak selalu berdampak negatif secara menyeluruh.

{{caption}}
Ternyata Ada Emiten yang Diuntungkan dari Pelemahan Rupiah yang Tembus Rp17.000 per USD

Kondisi ini justru membelah pasar menjadi dua kubu besar yakni emiten yang diuntungkan oleh penguatan dolar AS dan emiten yang justru tertekan.

{{caption}}
Rupiah Melemah Tertekan Aksi Jual Asing dan Sinyal The Fed

Nilai tukar rupiah melemah signifikan di awal perdagangan, tertekan aksi jual saham investor asing yang berlanjut serta sentimen dari Federal Reserve. Apa dampaknya bagi pasar keuangan Indonesia?

{{caption}}
IHSG Tembus 9.100 Hari Ini Kamis 15 Januari 2026, tapi Kurs Rupiah Loyo

Namun, di tengah reli IHSG tersebut, nilai tukar Rupiah justru menunjukkan pergerakan yang berlawanan.

{{caption}}
Kurs Rupiah Diprediksi Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Saat ini, nilai tukar Rupiah tercatat berada di kisaran Rp16.960 per dolar AS, setelah sebelumnya melemah sekitar 60 poin.

{{caption}}
Harga Plastik Melejit, Emiten KEJU Tahan Naikkan Harga Produk dan Pilih Langkah Begini

Menjaga posisi produk yang merakyat menjadi prioritas utama, sehingga setiap keputusan bisnis tidak hanya mempertimbangkan jangka pendek.

{{caption}}
Pentingnya Data Real Time dalam Pengambilan Keputusan Investasi Saham

Dalam market yang bergerak cepat dan volatil, keterlambatan informasi sekecil apapun dapat berdampak signifikan terhadap hasil trading.

{{caption}}
Kartini Masa Kini, BEI: 9 Juta Investor Perempuan Warnai Pasar Modal Indonesia

Hingga periode berjalan tahun 2026, total investor pasar modal telah melampaui 25 juta, dengan penambahan sekitar 4,9 juta investor baru.

{{caption}}
Direksi dan Manajemen Borong Saham BBCA, Ada Apa?

Di tengah fluktuasi pasar awal tahun 2026, alih-alih bersikap defensif, jajaran petinggi BCA justru agresif menyerok saham mereka sendiri.

{{caption}}
PT Alamtri Resources Indonesia Hentikan Buyback Saham 2025, Simak Alasannya

Adapun Perseroan saat ini tengah mempersiapkan program buyback saham baru untuk tahun 2026.

{{caption}}
Harga Bijih Plastik Melonjak, Saham Emiten Bahan Baku Plastik Terkoreksi

Dalam jangka lebih panjang, saham ini memiliki rentang pergerakan yang cukup lebar, yakni antara Rp169 hingga Rp1.955 dalam 52 minggu.

{{caption}}
Ratusan Emiten di Pasar Modal Kena Sanksi BEI, Terlambat Sampaikan Laporan Keuangan 2025

Keterlambatan ini menjadi perhatian serius karena laporan keuangan merupakan salah satu acuan utama bagi investor.

bei
{{caption}}
Emiten Ini Siap Cetak Tenaga Kerja Terampil di Industri Pertambangan, Begini Caranya

Perseroan terus berkomitmen untuk membantu menjembatani kesenjangan antara pelatihan dan dunia kerja.

{{caption}}
Perusahan dengan Konsentrasi Kepemilikan Saham Tinggi Jadi Peluang Cuan atau Risiko Besar?

Ia menyebutkan bahwa saham dengan konsentrasi tinggi cenderung memiliki likuiditas yang lebih tipis. Hal ini membuat pergerakan harga menjadi lebih sensitif.

{{caption}}
Perusahaan Konsumer Otomotif MPMX Catat Pendapatan Rp16 Triliun dan Raup Laba Rp462 Miliar Sepanjang 2025

Sepanjang tahun 2025 MPMX mendorong berbagai inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas operasional, memperkuat kolaborasi antar unit bisnis.

{{caption}}
Strategi BUMA International Dongkrak Kinerja di Tengah Tahun Penuh Tantangan

Jika biaya pesangon tidak diperhitungkan, EBITDA tercatat sebesar USD 207 juta dengan margin 17 persen.

{{caption}}
Gudang Garam Bantah Temuan GRPKN, Tegaskan Laporan Keuangan 2024 Aman

Permintaan tersebut bermula dari laporan GRPKN yang menemukan indikasi ketidaksesuaian pada sejumlah pos laporan keuangan mencapai Rp1,2 triliun.

bei