Netanyahu Bersiap Maju Lagi di Pemilu Israel
Netanyahu dalam pemilu Israel saat ini cukup kompleks, berbagai faktor seperti situasi politik domestik, tantangan dari oposisi, serta isu keamanan dan ekonomi.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan niatnya untuk kembali mencalonkan diri dalam pemilihan umum yang akan datang, serta bertekad untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin negara.
"Saya akan maju, dan saya berniat untuk menang," ungkap Netanyahu saat konferensi pers di Kantor Perdana Menteri pada hari Senin, 15 Juni 2026.
Pernyataan ini disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan keraguan mengenai keinginan Netanyahu untuk melanjutkan karier politiknya setelah memimpin Israel di tengah situasi perang.
"Saya tidak tahu apakah Bibi masih ingin melanjutkan. Dia memiliki karier yang luar biasa," kata Trump dalam sebuah wawancara yang dikutip dari Times of Israel pada Selasa, 16 Juni.
Trump juga menyebut Netanyahu sebagai "perdana menteri di masa perang" dan menambahkan bahwa konflik yang sedang berlangsung diperkirakan akan segera berakhir, yang menimbulkan spekulasi tentang masa depan politik pemimpin Israel tersebut.
Sebelumnya, partai Likud yang dipimpin Netanyahu telah membantah spekulasi tersebut melalui unggahan di media sosial X, menegaskan bahwa Netanyahu akan maju dalam pemilu mendatang dan optimistis akan meraih kemenangan.