Hizbullah Kirim Serangan Balasan ke Israel, Target Pasukan Zionis dan Iron Dome
Sementara itu, dalam laporan Kemenkes Lebanon sejak 2 Maret, total 3.213 warga sipil telah tewas dan 9.737 lainnya terluka akibat agresi tersebut.
Israel mengirimkan serangan ke Lebanon dalam 24 jam terakhir. Sumber militer Lebanon menyebut pesawat tempur Israel telah menyerang 47 kota dan desa di wilayah selatan dan timur Lebanon pada hari Rabu (27/5).
Serangan itu mengakibatkan 56 orang tewas dan 103 lainnya luka-luka. Demikian laporan Kementerian Kesehatan Lebanon, Selasa (26/5).
Sementara itu, dalam laporan Kemenkes Lebanon sejak 2 Maret, total 3.213 warga sipil telah tewas dan 9.737 lainnya terluka akibat agresi tersebut.
"Pada 27 Mei, jumlah korban tewas akibat agresi Israel mencapai 3.269 orang, dengan 9.840 lainnya terluka," ungkap Kemenkes pada Rabu (27/5) dikutip aa.com.tr.
Tidak tinggal diam. Hizbullah melancarkan serangan balasan. Target 37 serangan adalah pasukan Israel tersebut termasuk serangan drone peledak, rentetan roket, dan tembakan rudal anti-tank yang menargetkan kumpulan pasukan Israel, kendaraan militer, dan situs militer di Lebanon selatan dan Israel utara, Kamis (28/5).
Target pasukan dan milirer Israel yang ada di Lebanon Selatan. Kelompok Lebanon itu mengatakan telah menargetkan platform Iron Dome di situs militer Jal al-Allam di Israel utara dengan drone peledak dan menyerang beberapa tank Merkava dan kendaraan teknik militer.
Kelompok itu juga mengatakan para pejuangnya terlibat pertempuran jarak dekat dengan pasukan Israel di Zawtar al-Sharqiya, memaksa mereka mundur sebelum pasukan Israel melancarkan bombardir berat di daerah tersebut.
Serang Kamp Pasukan Israel
Hizbullah menambahkan satu serangan drone menargetkan tentara Israel di kamp Hutan Galilea di Israel utara, sementara serangan lainnya menghantam tenda yang menampung pasukan Israel di Naqoura.
Israel Serang Lebanon Sejak April 2026
Untuk diketahui, Israel membombardir Lebanon sejak tanggal 2 Maret 2026. Militer Israel menewaskan 3.200 orang lebih. Selanjutnya, ada 9.600 lebih orang yang luka-luka, dan menyebabkan lebih dari 1,6 juta orang mengungsi, menurut angka resmi.
Tentara Israel terus melanjutkan serangan harian mereka meskipun ada gencatan senjata yang dimediasi AS yang mulai berlaku pada 17 April dan kemudian diperpanjang hingga awal Juli.