Detik-Detik Pesawat Bomber B-52 Kebanggaan AS Jatuh di 'Kandang Sendiri', Delapan Awak Diduga Tewas
Insiden tersebut terjadi tidak lama setelah pesawat lepas landas dari Pangkalan Udara Edwards untuk melaksanakan misi pengujian rutin.
Sebuah pesawat pengebom strategis Boeing B-52 Stratofortress milik Angkatan Udara Amerika Serikat jatuh saat menjalani uji terbang rutin di California pada Senin waktu setempat.
Insiden tersebut terjadi tidak lama setelah pesawat lepas landas dari Pangkalan Udara Edwards untuk melaksanakan misi pengujian rutin. Hingga kini, nasib delapan awak yang berada di dalam pesawat masih dalam proses verifikasi, meski indikasi awal menunjukkan peluang selamat sangat kecil.
"Indikasi awal menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut tidak mungkin dapat dilalui dengan selamat," kata Pangkalan Udara Edwards di platform X.
Delapan Awak Berada di Dalam Pesawat
Pangkalan Udara Edwards mengonfirmasi bahwa delapan awak berada di dalam pesawat pengebom tersebut ketika kecelakaan terjadi.
Pesawat diketahui lepas landas sekitar pukul 11.20 waktu setempat atau sekitar pukul 01.20 WIB, Selasa (17/6), untuk menjalankan misi uji terbang rutin sebelum akhirnya jatuh di wilayah timur laut Los Angeles. Demikian dilansir Anadolu, Selasa (16/6/2026).
Petugas penyelamat segera dikerahkan ke lokasi sesaat setelah pesawat menghantam daratan. Pihak pangkalan udara menyatakan saat ini fokus utama adalah memastikan kondisi seluruh awak yang berada di dalam pesawat.
Di saat yang sama, investigasi juga telah dimulai guna mengungkap penyebab kecelakaan pesawat pengebom strategis tersebut.
"Pangkalan Udara Edwards mengatakan pihaknya saat ini berupaya memastikan kondisi seluruh awak pesawat, sementara penyelidikan atas kecelakaan tersebut telah dimulai."
Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai penyebab jatuhnya pesawat maupun kemungkinan adanya faktor teknis yang memicu kecelakaan.
Pangkalan Udara Sempat Ditutup
Menyusul insiden tersebut, militer Amerika Serikat sempat menutup operasional Pangkalan Udara Edwards untuk mendukung penanganan keadaan darurat.
Seluruh pesawat yang dijadwalkan mendarat di pangkalan tersebut dialihkan ke bandara alternatif guna menghindari gangguan terhadap proses evakuasi dan penyelidikan.
"Semua izin kunjungan non-komersial ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut agar pangkalan dapat memusatkan perhatian pada operasi tanggap darurat," kata Pangkalan Udara Edwards.
B-52, Ikon Kekuatan Udara Amerika Serikat
Boeing B-52 Stratofortress merupakan salah satu pesawat pengebom strategis paling ikonik milik Angkatan Udara Amerika Serikat. Pesawat ini telah digunakan selama beberapa dekade dan masih menjadi bagian penting dari kekuatan udara strategis AS.
Kecelakaan ini menjadi perhatian besar karena melibatkan salah satu aset militer paling penting milik Amerika Serikat. Otoritas militer diperkirakan akan melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab insiden dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.