FOTO: Penampakan Bagian Jendela Boeing 737 Max 9 Alaska Airlines yang Jatuh dari Udara hingga Mengakibatkan Pembatalan Ratusan Penerbangan (merdeka.com)
ADVERTISEMENT
Bagian dari pintu jendela yang terlepas saat penerbangan itu jatuh di halaman rumah warga.
Setelah insiden salah satu pintu jendela pesawatnya terlepas di udara, Alaska Airlines menghentikan penerbangan semua pesawat Boeing 737-9 Max miliknya sejak Jumat (5/1/2024) lalu.
Insiden tersebut terjadi tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Portland.
Dan otoritas maskapai saat itu telah mengatakan pesawat yang membawa 174 penumpang itu telah mendarat dengan selamat bersama enam awaknya.
Sementara bagian pintu jendela yang terlepas saat penerbangan itu jatuh di halaman rumah warga.
Dilansir dari WFTV9, Senin (8/1/2024), Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) AS menyatakan panel berbentuk pintu, dikenal dengan door plug, itu terlepas hingga meninggalkan seperti sobekan pada bagian kiri pesawat.
Panel seberat 27 kg itu sebagai penutup pintu opsional yang biasa digunakan maskapai low cost carrier. Pintu jendela itu tidak difungsikan karena letaknya berada di bagian tempat duduk penumpang.
Selain itu, buntut dari insden ini mengakibatkan ratusan jadwal penerbangan Alaska Airlines dan United Airlines dibatalkan.
Dilaporkan sekitar 300 jadwal penerbangan di Alaska Airlines dan United Airlines telah dibatalkan sejak insiden tersebut hingga hari ini (8/1/2024) waktu setempat.
Sementara untuk United Airlines sudah membatalkan 226 penerbangan. Data itu menurut FlightAware, yang melacak aktivitas penerbangan pesawat komersial.
Seperti diketahui Alaska Airlines dan United Airlines adalah dua maskapai penerbangan penumpang AS yang menggunakan pesawat jenis Boeing 737 Max 9 untuk penerbangan komersil.
Akibat insiden ini maskapai Alaska Airlines maupun United Airlines harus mengandangkan seluruh armada Boeing 737 Max 9 mereka yang terdiri dari 65 pesawat untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Sebuah jet pribadi jatuh saat lepas landas dari Bandara Internasional Bangor, Maine, di tengah badai salju. Delapan orang dievakuasi dan dievaluasi medis.
Kejadian pesawat yang hilang di Alaska ini menjadi insiden terbaru dalam rangkaian kecelakaan penerbangan yang terjadi di Amerika Serikat belakangan ini.
Seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan meninggal dunia setelah mobil yang ditumpanginya bersama keluarga ditembaki pasukan Israel di Hebron, Tepi Barat.