Ifan Seventeen, Dua Kali Gagal Nyaleg Kini Diangkat Jadi Dirut BUMN
Belakangan, Ifan juga memiliki ketertarikan di dunia politik yang terbukti melalui upaya pencalonannya sebagai anggota legislatif.
Nama Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen tengah menjadi sorotan masyarakat. Ini menyusul penunjukan dirinya sebagai Direktur Utama BUMN PT Produksi Film Negara (PFN).
Dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (12/3), Ifan Seventeen lahir pada 16 Oktober 1986 di Pandeglang, Banten. Dia dikenal sebagai vokalis grup band Seventeen yang dibentuk pada tahun 1999. Seventeen meraih popularitas besar di Indonesia dengan berbagai lagu hits, seperti "Kemarin" dan "Jaga Selalu Hatimu".
Tak hanya rajin mengeluarkan album, Ifan juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, terutama setelah bencana tsunami yang melanda daerah Selat Sunda pada tahun 2018, yang mengakibatkan kehilangan besar bagi anggota band dan keluarganya.
Belakangan, Ifan juga memiliki ketertarikan di dunia politik yang terbukti melalui upaya pencalonannya sebagai anggota legislatif. Meskipun telah dua kali mencalonkan diri, Ifan belum berhasil meraih kursi di parlemen.
Pada Pemilu 2014, Ifan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Partai Gerindra. Namun, upaya ini tidak membuahkan hasil, dan dia tidak terpilih.
Nyaleg Kedua Kalinya
Tak mau menyerah, Ifan kembali mencoba peruntungannya pada Pemilu 2019 dengan mencalonkan diri melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sayangnya, hasilnya tetap sama, dan dia kembali gagal dalam pencalonan tersebut.
Meskipun dua kali gagal dalam pemilihan legislatif, Ifan Seventeen tidak mengurangi semangatnya untuk terlibat dalam dunia politik. Dia tetap aktif dalam berbagai kegiatan politik, terlihat dari kolaborasinya dengan sejumlah tokoh politik.
Salah satu contohnya adalah pada tahun 2024, di mana Ifan berkolaborasi dengan ajudan Prabowo Subianto untuk menciptakan lagu bertema perjuangan. Lagu ini tidak hanya menjadi sarana ekspresi seni, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan pesan politik.
Diangkat Jadi Dirut BUMN
Sebelumnya, Ifan Seventeen resmi diangkat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Produksi Film Negara (PFN) pada 10 Maret 2025 telah mengejutkan banyak pihak.
Keputusan ini menimbulkan pertanyaan besar, mengingat latar belakang Ifan yang lebih dikenal sebagai musisi, bukan profesional di industri perfilman. Namun, pemerintah menilai penunjukan ini sebagai langkah strategis untuk membawa perubahan dan inovasi di PFN.
Beberapa pihak menilai langkah ini sebagai upaya pemerintah untuk lebih menggabungkan berbagai sektor seni dan hiburan dalam satu kesatuan yang sinergis. Di sisi lain, ada kekhawatiran mengenai kemampuan Ifan dalam memimpin BUMN yang memiliki peran penting dalam industri perfilman Indonesia.