Fakta Unik: Bulog Rejang Lebong Siapkan 1.000 Ton Tambahan, Stok Beras Aman Hingga 3 Bulan ke Depan!
Perum Bulog Cabang Rejang Lebong memastikan stok beras di wilayahnya aman hingga tiga bulan ke depan dengan tambahan 1.000 ton. Bagaimana strategi Bulog menjaga stabilitas harga?
Perum Bulog Cabang Rejang Lebong mengumumkan kesiapan stok beras yang melimpah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga kabupaten. Ketersediaan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan hingga beberapa bulan mendatang. Langkah strategis ini diambil guna memastikan ketersediaan komoditas pokok bagi warga.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Rejang Lebong, A Musalim Yudha, mengungkapkan bahwa "Stok Cadangan Beras Pemerintah atau CBP yang ada di Gudang Perum Bulog Cabang Rejang Lebong saat ini sebanyak 609 ton, kemudian stok tambahan dari Lampung yang masih dalam perjalanan sebanyak 1.000 ton." Pernyataan ini memastikan ketersediaan pasokan awal.
Total ketersediaan beras ini diproyeksikan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong hingga tiga bulan ke depan. Bulog berkomitmen untuk terus memantau stok dan mengajukan penambahan jika diperlukan. Hal ini dilakukan demi menjamin pasokan beras tidak pernah kosong di gudang.
Strategi Bulog dalam Menjaga Ketahanan Pangan Daerah
Penambahan stok beras sebanyak 1.000 ton ini merupakan bagian dari upaya Bulog untuk menjaga ketahanan pangan di wilayah Bengkulu. Beras tersebut dikirim dari Provinsi Lampung melalui jalur darat. Kedatangan pasokan ini diharapkan dapat segera memperkuat cadangan yang ada di gudang Bulog Cabang Rejang Lebong.
Stok beras yang dimiliki Bulog ini memiliki peran ganda dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Selain untuk pengendalian harga di pasaran, pasokan ini juga dialokasikan untuk program bantuan sosial. Tujuannya adalah memastikan akses pangan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
A Musalim Yudha menegaskan komitmen Bulog untuk menjaga ketersediaan stok beras secara berkelanjutan. "Jika stok ini mulai menipis, kita akan kembali mengajukan penambahan stok ke pemerintah pusat sehingga stok beras di gudang Bulog tidak pernah kosong," ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Bulog dalam mengantisipasi potensi kekurangan pasokan.
Profil Stok dan Penyerapan Beras Lokal
Stok beras yang tersedia di gudang Bulog Cabang Rejang Lebong sebagian besar merupakan beras untuk pelayanan publik (PSO) dengan kualitas medium. Selain itu, terdapat pula sebagian kecil beras komersial dengan kualitas premium yang dijual bebas di pasaran. Diversifikasi jenis beras ini memungkinkan Bulog melayani berbagai segmen kebutuhan.
Selain beras, Bulog Cabang Rejang Lebong juga memiliki stok komoditas lain. Saat ini, tersedia minyak goreng kemasan sebanyak 48.000 liter. Namun, untuk komoditas terigu dan gula pasir, stoknya masih kosong, menandakan fokus utama pada ketersediaan beras dan minyak goreng.
Dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), Bulog telah merealisasikan penjualan beras SPHP. Untuk tiga kabupaten yang berada di bawah naungan Bulog Cabang Rejang Lebong, realisasi penjualan beras SPHP sudah mencapai 2.000 ton. Angka ini menunjukkan distribusi yang aktif untuk menjaga harga tetap terkendali.
Pihak Bulog juga berperan aktif dalam penyerapan hasil panen petani lokal. Sepanjang tahun 2024, terhitung sejak Januari hingga awal September, Bulog Cabang Rejang Lebong telah melakukan penyerapan beras petani sebanyak 811 ton. Seluruh beras yang diserap ini berasal dari Kabupaten Lebong, menunjukkan dukungan terhadap petani daerah.
Sumber: AntaraNews