Cerita Pelamar CPNS Raih Skor Tertinggi, tapi Gugur karena Tinggi Badan Kurang 0,5 Cm
Tri, yang melamar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk posisi penjaga tahanan, sukses mencetak skor 476 dalam ujian SKD.
Media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh kisah Tri Cahyaningsih, seorang pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang harus menerima kenyataan pahit, meski meraih skor tinggi dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) luar biasa tinggi.
Tri, yang melamar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk posisi penjaga tahanan, sukses mencetak skor 476 dalam ujian SKD. Namun, mimpinya menjadi abdi negara kandas di tahap tes kesehatan hanya karena tinggi badannya kurang 0,5 Cm dari batas minimal.
Menanggapi hal ini, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan, menjelaskan aturan mengenai tinggi badan minimal memang sudah lama diterapkan dan bersifat menggugurkan.
"Setahu saya, mereka memiliki aturan khusus tentang tinggi badan minimal saat mengumumkan penerimaan ASN tahun lalu dan sifatnya menggugurkan," kata Ridwan kepada merdeka.com, Jumat (21/2).
Ridwan menambahkan, ketentuan tersebut harus mendapat persetujuan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PANRB) sebelum diterapkan, melalui mekanisme yang disebut SKBT (SKB Tambahan).
"Ketentuan khusus tersebut harus mendapat persetujuan Kementerian PANRB terlebih dahulu. Istilahnya SKBT (SKB Tambahan)," jelas dia.
Syarat Tinggi Badan Bukan Hal Baru
Dalam proses seleksi CPNS, BKN sendiri hanya bertanggung jawab dalam penyelenggaraan SKD dan SKB dengan sistem CAT serta pengolahan hasil seleksi, tanpa campur tangan dalam persetujuan persyaratan tambahan yang ditetapkan oleh instansi terkait.
"BKN tidak terlibat dalam persetujuan SKBT instansi. Kami hanya menjalankan SKD dan SKB dengan CAT BKN dan mengolah hasil seleksi," terang dia.
Lebih lanjut, syarat tinggi badan minimal di beberapa formasi Kemenkumham bukanlah hal baru, melainkan telah berlaku selama bertahun-tahun.
"Untuk diketahui, tinggi badan minimal pada beberapa formasi di Kemenkumham sudah berlangsung sejak bertahun-tahun yang lalu," tutup dia.