Menakar Fiskal & Moneter
Menakar Fiskal & Moneter Lihat Selengkapnya
Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Hasil Dewa United vs Persib Bandung: Pangeran Biru Comeback Fantastis demi Petik Poin

{{caption}}
Prabowo Pimpin Ratas Percepat Bangun Giant Sea Wall Pantura, Lindungi Kawasan Pesisir Utara Jawa

{{caption}}
Menteri HAM: 15 Warga Sipil Tewas Akibat Baku Tembak TNI-Polri dengan TNPPB di Papua

{{caption}}
Selain Tingkatkan Gizi Anak Sekolah, MBG Juga Dongkrak Penghasilan Pekerja Pabrik Tahu

{{caption}}
BGN Sebut Daftar Menu MBG yang Sering Bikin Anak Sakit Perut, Muntah Hingga Diare

{{caption}}
25% Perkara Korupsi Terkait Pengadaan Barang dan Jasa, KPK: Dirancang Sejak Awal

Topik Terkait
{{caption}}
10 Mata Uang Terlemah di Dunia, Ada Rupiah Indonesia?

Pasca serangan balasan Iran ke Israel beberapa waktu, nilai tukar dolar terus menguat dan sebaliknya sejumlah negara mengalami pelemahan mata uangnya.

{{caption}}
Mata Uang Paling Tinggi di Dunia, Ternyata Bukan Dollar!

PBB mengakui ada 180 mata uang resmi di seluruh dunia. Pada bulan September 2023, ada sejumlah mata uang yang menonjol paling tinggi di dunia. Simak lengkapnya!

{{caption}}
Rupiah Tertekan di Tengah Gejolak Timur Tengah dan Sinyal Kebijakan The Fed

Nilai tukar Rupiah tertekan akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan sinyal kebijakan suku bunga The Fed. Simak analisis lengkap mengenai faktor-faktor pemicunya.

{{caption}}
Pelemahan Rupiah: Ketegangan Geopolitik dan Defisit APBN Bayangi Ekonomi Nasional

Pelemahan Rupiah terus berlanjut di tengah ketidakpastian perang Iran-AS-Israel dan kekhawatiran defisit APBN 2026, memicu pelaku pasar menghindari aset berisiko.

{{caption}}
Rupiah Melemah di Awal Perdagangan Jumat, Tembus Rp16.923 per Dolar AS

Nilai tukar Rupiah melemah pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, mencapai Rp16.923 per dolar AS, melanjutkan tren fluktuasi mata uang domestik.

{{caption}}
Pelemahan Rupiah Tertekan Ketegangan AS-Iran dan Kebijakan Dagang Global

Nilai tukar rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan hari ini. Pelemahan Rupiah ini dipicu ketegangan geopolitik antara AS dan Iran, serta sentimen ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan perdagangan.

{{caption}}
Ekonom Proyeksi Rupiah Menguat di Paruh Kedua 2024, Ini Pemicunya

Ekonom memproyeksikan Rupiah Menguat mulai Agustus hingga akhir tahun 2024, didukung kondisi global yang kondusif dan fundamental ekonomi domestik yang kuat, menawarkan prospek menarik bagi pasar keuangan.

{{caption}}
Rupiah Melemah 52 Poin di Pembukaan Perdagangan Jumat Pagi

Nilai tukar Rupiah melemah signifikan di awal perdagangan Jumat, menyentuh Rp16.807 per dolar AS. Simak detail pergerakan mata uang Garuda di sini.

{{caption}}
Bank Indonesia Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Makroekonomi di Tengah Ketidakpastian Global

Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmen jaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan di tengah gejolak global, menjadi sorotan utama dalam Pertemuan IMF-Bank Dunia.

{{caption}}
Rupiah Menguat di Pagi Hari, Sentuh Level Rp17.083 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah menguat pada Jumat pagi, bergerak positif di tengah dinamika pasar valuta asing. Penguatan ini membawa rupiah ke level Rp17.083 per dolar AS.

{{caption}}
Pengaruh FOMC pada Pasar Kripto: Bitcoin Terkoreksi, Indodax Beri Strategi Investasi

Keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) memicu koreksi di pasar kripto, termasuk Bitcoin. Indodax menyoroti **pengaruh FOMC pada pasar kripto** dan pentingnya strategi investasi jangka panjang di tengah volatilitas pasar.

{{caption}}
Pelaku Pasar Kripto Dalam Negeri Cermati Arah Kebijakan The Fed di Tengah Inflasi Stabil

Pelaku pasar kripto dalam negeri kini menanti kepastian arah kebijakan The Fed menyusul inflasi AS yang stabil, memengaruhi likuiditas aset berisiko dan strategi investasi.

{{caption}}
Cadangan Devisa Indonesia Februari 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Ketahanan Tetap Kuat

Bank Indonesia mencatat posisi Cadangan Devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 mengalami penurunan, namun masih berada di level tinggi dan cukup untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

{{caption}}
BI Proyeksikan Inflasi Sulawesi Utara 2026 Capai 2,5 Persen, Ini Faktor Pemicunya

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan Inflasi Sulawesi Utara 2026 akan berada di angka 2,5 persen. Cari tahu lebih lanjut penyebab dan upaya penahan inflasi di Bumi Nyiur Melambai.

bi