Pelaku Pasar Kripto Dalam Negeri Cermati Arah Kebijakan The Fed di Tengah Inflasi Stabil

Pelaku pasar kripto dalam negeri kini menanti kepastian arah kebijakan The Fed menyusul inflasi AS yang stabil, memengaruhi likuiditas aset berisiko dan strategi investasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pelaku Pasar Kripto Dalam Negeri Cermati Arah Kebijakan The Fed di Tengah Inflasi Stabil
Pelaku pasar kripto dalam negeri kini menanti kepastian arah kebijakan The Fed menyusul inflasi AS yang stabil, memengaruhi likuiditas aset berisiko dan strategi investasi. (AntaraNews)

Pelaku pasar kripto di Indonesia saat ini berada dalam fase penantian. Mereka mencermati dengan saksama arah kebijakan moneter Amerika Serikat, khususnya terkait langkah suku bunga Federal Reserve (The Fed). Keputusan The Fed sangat krusial karena dapat memengaruhi likuiditas serta pergerakan aset berisiko, termasuk aset kripto di pasar global maupun domestik.

Kondisi ini muncul setelah inflasi Amerika Serikat tercatat stabil pada angka 2,4 persen di bulan Februari 2026. Angka inflasi yang sesuai dengan ekspektasi pasar ini cenderung menciptakan sentimen yang lebih stabil di kalangan investor. Namun, ketidakpastian mengenai langkah The Fed selanjutnya tetap menjadi perhatian utama.

Vice President Indodax, Antony Kusuma, menjelaskan bahwa dalam situasi seperti ini, fokus utama pelaku pasar adalah mencermati kebijakan suku bunga The Fed. Kebijakan moneter bank sentral AS ini menjadi faktor dominan yang membentuk dinamika pasar aset digital. Pasar kripto cenderung bergerak defensif sambil menunggu kejelasan arah kebijakan moneter berikutnya.

Laporan terbaru menunjukkan inflasi bulanan Amerika Serikat pada Februari 2026 mengalami kenaikan 0,3 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,2 persen yang tercatat pada Januari. Sementara itu, inflasi inti (core CPI), yang tidak memasukkan komponen pangan dan energi, menunjukkan kenaikan 0,2 persen secara bulanan dan 2,5 persen secara tahunan, sesuai dengan proyeksi para analis.

Stabilitas angka inflasi ini memperkuat pandangan bahwa tekanan harga di ekonomi AS masih relatif terkendali. Meskipun demikian, angka inflasi tersebut masih berada di atas target 2 persen yang telah ditetapkan oleh Federal Reserve. Kondisi ini memberikan sinyal penting bagi pasar terkait potensi kebijakan suku bunga ke depan.

Ekspektasi kebijakan moneter The Fed juga tercermin jelas dalam proyeksi pasar yang dihimpun melalui CME FedWatch Tool. Alat ini menunjukkan probabilitas hampir 99 persen bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Maret mendatang. Sementara itu, probabilitas pemotongan suku bunga sekitar 25 basis poin pada April diperkirakan masih relatif kecil, yakni sekitar 11 persen.

Menyikapi kondisi makroekonomi global, pasar kripto cenderung menunjukkan pergerakan yang lebih defensif. Investor mengambil sikap hati-hati sambil menunggu kepastian arah kebijakan moneter The Fed. Respons investor terhadap rilis data inflasi terlihat relatif terbatas, menandakan bahwa pasar telah mengantisipasi data tersebut.

Selain faktor inflasi dan kebijakan moneter, dinamika geopolitik juga menjadi perhatian serius bagi investor. Dalam beberapa pekan terakhir, volatilitas harga minyak meningkat signifikan seiring dengan eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Ketidakpastian global ini menambah kompleksitas dalam pengambilan keputusan investasi di pasar aset digital.

Antony Kusuma mengimbau para investor untuk senantiasa mengedepankan manajemen risiko yang disiplin. Ia juga menekankan pentingnya melakukan riset secara mandiri (DYOR - Do Your Own Research) sebelum membuat keputusan investasi. Selain itu, mempertimbangkan strategi investasi bertahap seperti Dollar Cost Averaging (DCA) dapat menjadi pendekatan yang bijak untuk menghadapi volatilitas pasar kripto.

Indodax, sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto, terus berkomitmen dalam meningkatkan literasi aset kripto di Indonesia. Melalui berbagai inisiatif edukasi, pihaknya berupaya mendorong pemahaman yang lebih baik tentang investasi kripto. Mereka juga menyediakan platform perdagangan yang aman dan transparan bagi seluruh penggunanya, mendukung ekosistem kripto yang sehat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi