Menakar Fiskal & Moneter
Menakar Fiskal & Moneter Lihat Selengkapnya
Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Hasil Dewa United vs Persib Bandung: Pangeran Biru Comeback Fantastis demi Petik Poin

{{caption}}
Prabowo Pimpin Ratas Percepat Bangun Giant Sea Wall Pantura, Lindungi Kawasan Pesisir Utara Jawa

{{caption}}
Menteri HAM: 15 Warga Sipil Tewas Akibat Baku Tembak TNI-Polri dengan TNPPB di Papua

{{caption}}
Selain Tingkatkan Gizi Anak Sekolah, MBG Juga Dongkrak Penghasilan Pekerja Pabrik Tahu

{{caption}}
BGN Sebut Daftar Menu MBG yang Sering Bikin Anak Sakit Perut, Muntah Hingga Diare

{{caption}}
25% Perkara Korupsi Terkait Pengadaan Barang dan Jasa, KPK: Dirancang Sejak Awal

Topik Terkait
{{caption}}
Menteri HAM: Pelaporan Feri Amsari Terkait Kritik Kebijakan Pemerintah Tidak Perlu Dilakukan

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menegaskan pelaporan terhadap akademisi Feri Amsari atas kritik kebijakan pemerintah tidak perlu dilakukan, menekankan hak warga negara untuk beropini.

{{caption}}
Analis Soroti Dugaan Makar Perspektif Ilmu Politik, Perlu Landasan Kuat dalam Perdebatan

Perdebatan mengenai dugaan makar yang melibatkan Saiful Mujani harus dilandasi pemikiran ilmu politik yang kuat, ungkap analis, memunculkan pertanyaan tentang batas kebebasan berpendapat.

{{caption}}
MPSI Laporkan Dugaan Ajakan Lengserkan Presiden ke Polisi, Tegaskan Jaga Konstitusi Demokrasi

Merah Putih Strategik Indonesia (MPSI) melaporkan dugaan ajakan lengserkan presiden di luar mekanisme konstitusional ke Bareskrim Polri, menekankan pentingnya menjaga demokrasi sesuai aturan hukum yang berlaku.

{{caption}}
Menteri HAM Kecam Aksi Penyiraman Air Keras ke Aktivis: Jangan Biarkan Premanisme Hidup!

Pigai menilai, tindakan kekerasan terutama penyiraman air keras yang dialami korban, merupakan perbuatan yang sangat kejam dan tidak dapat ditoleransi.

{{caption}}
Menteri HAM Minta Polisi Usut Tuntas Teror Aktivis dan Pemengaruh Kritis

Menteri HAM Natalius Pigai mendesak kepolisian mengusut tuntas serangkaian teror terhadap aktivis dan pemengaruh yang kritis terhadap penanganan bencana Sumatera, menekankan pentingnya kebebasan berpendapat yang bertanggung jawab.

{{caption}}
Tahukah Anda? Menteri HAM Tegaskan Penanganan Demo Tak Boleh Gunakan Kekuatan Berlebihan

Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan Penanganan Demo harus menjunjung tinggi HAM dan keadilan restoratif, bukan kekerasan berlebihan. Simak selengkapnya!

{{caption}}
Tahukah Anda? Menteri HAM Minta APH Terapkan Keadilan Restoratif untuk Aktivis yang Ditangkap

Menteri HAM Natalius Pigai meminta aparat penegak hukum (APH) menerapkan keadilan restoratif bagi aktivis yang ditangkap, terutama jika tidak terlibat tindakan anarkis. Simak selengkapnya!

{{caption}}
Menteri HAM Pigai Usulkan UU Kebebasan Beragama agar Warga Bisa Memeluk Agama di Luar yang Diakui

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengusulkan aturan tentang kebebasan beragama.

{{caption}}
Jubir Jusuf Kalla Apresiasi Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai: JK Tidak Diskreditkan Agama Lain

Pigai juga meminta semua pihak tidak mudah terpancing dan mengedepankan pendekatan dialogis dalam penyelesaian masalah.

{{caption}}
Pigai Tegaskan Pemerintah Kawal Terus Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan pemerintah akan terus memantau dan mendukung proses hukum kasus penyiraman yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus.

{{caption}}
DPR Semprot Menteri Pigai: Kalau Kasus Ibu Saudah Tidak Beres, Saya Tak Akui Ada HAM di Indonesia!

Menurutnya, meski kasus tersebut tercatat secara administratif, namun perlindungan fisik dan hukum terhadap korban masih nihil.

{{caption}}
Menhan Pigai Buka Suara Soal Digugat Anak Buah ke PTUN Jakarta

Gugatan dilakukan pegawainya sendiri yakni Ernie Nurheyanti M. Toelle.

{{caption}}
Menteri HAM Pigai Usul RUU Kebebasan Beragama, Singgung Maraknya Kasus Intoleransi

Hal tersebut disampaikan Pigai dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

{{caption}}
Menteri HAM Kecam Keras Dugaan Kekerasan Aktivis KontraS Andrie Yunus: Negara Tak Boleh Biarkan Premanisme

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengecam dugaan kekerasan terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, menegaskan negara tidak akan membiarkan praktik premanisme. Simak selengkapnya.

{{caption}}
Menteri HAM Dorong Transparansi Kasus Andrie Yunus, Sidang Perdana Dijadwalkan 29 April

Menteri HAM Natalius Pigai mendesak transparansi kasus Andrie Yunus yang melibatkan penyiraman air keras, sejalan dengan perintah Presiden. Sidang perdana dijadwalkan pada 29 April 2026, terbuka untuk umum.

{{caption}}
Menteri Natalius Pigai Dorong Peran Pers sebagai Pilar Utama Pembangunan Peradaban HAM

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menegaskan pentingnya peran pers sebagai pilar utama pembangunan peradaban HAM. Media dinilai krusial dalam menghadirkan keadilan dan mengawal penegakan hukum.

{{caption}}
Menteri HAM Pilih Bungkam Soal Gelar Pahlawan Soeharto, Pro Kontra Merebak

Kontroversi seputar pemberian Gelar Pahlawan Soeharto kepada presiden kedua Indonesia memuncak, namun Menteri HAM Natalius Pigai memilih untuk tidak berkomentar, memicu pertanyaan publik.

{{caption}}
Tahukah Anda? Menteri HAM Usul Halaman Gedung DPR Jadi Pusat Demokrasi, Aspirasi Tersalur Tanpa Ganggu Lalu Lintas!

Menteri HAM mengusulkan halaman Gedung DPR RI di Senayan dijadikan Pusat Demokrasi, sebuah ruang khusus bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Bagaimana konsep ini akan diwujudkan dan apa dampaknya?

{{caption}}
Menteri Pigai Usulkan Tiap Kantor Pemerintah Bikin Tempat Khusus untuk Demo, Terutama Halaman DPR

Dia menyebutkan, kantor yang tempatnya luas seperti Kantor DPR RI di Jakarta itu bisa dibuat untuk tempat unjuk rasa

{{caption}}
Tahukah Anda, Penanganan Demo Sesuai HAM: Menteri Natalius Pigai Pastikan Aparat Pedoman pada Aturan Internasional

Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan bahwa Penanganan Demo Sesuai HAM adalah prioritas, memastikan aparat tidak menggunakan kekerasan berlebihan. Bagaimana pemerintah menjamin hak sipil tetap terlindungi?