Tegur Bocah Main-Main Azan Sebelum Waktunya, Imam Masjid di Sulsel Dikeroyok Hingga Dipukuli Pakai Batu Bata
Ahmad yang diketahui merupakan imam masjid terlihat dikeroyok sejumlah orang usai salat Ashar.
Video penganiayaan terhadap seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Ahmad (62) viral di media sosial. Dalam video tersebut, Ahmad yang diketahui merupakan imam masjid terlihat dikeroyok sejumlah orang usai salat Ashar.
Peristiwa ini diduga dipicu oleh ketersinggungan, meski hingga kini motif pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Palopo, Ajun Komisaris Marsuki, menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung pada Rabu (29/4) di Masjid Al Salam, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel. Ia memastikan kasus ini telah ditangani oleh Kepolisian Sektor Wara.
"Empat orang saksi sudah diperiksa. Sekarang masih menunggu hasil visum korban," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Senin (4/5).
Marsuki menambahkan, pihak kepolisian juga telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap terduga pelaku guna mengungkap motif di balik penganiayaan tersebut.
"Hari ini terduga pelaku diperiksa," kata dia.
Korban Dipukul dari Belakang hingga Diserang Batu Bata
Sementara itu, Ahmad menceritakan langsung kronologi pengeroyokan yang dialaminya. Ia menyebut peristiwa itu terjadi tak lama setelah salat Ashar.
"Tiba-tiba dia datang dan langsung memukul dari belakang. Saya jatuh, karena kesandung gundukan tanah," kata dia.
Meski sudah terjatuh, Ahmad mengaku tetap menjadi sasaran kekerasan. Ia bahkan dipukul menggunakan batu bata hingga mengalami luka.
"Di situ saya dipukuli terus, dada saya diinjak, bahkan ada yang memukul pakai batu bata," bebernya.
Teguran Main Mikrofon dan Azan Sebelum Waktunya
Ahmad menduga pengeroyokan tersebut berkaitan dengan tegurannya terhadap sejumlah anak-anak yang ribut menjelang salat Ashar.
Saat itu, ia menegur anak-anak yang diduga bermain mikrofon dan mengumandangkan azan sebelum waktunya.
"Ada anak-anak saya tegur karena main-main mikrofon. Dia azan belum waktunya. Jadi, mungkin karena itu saya dikeroyok," ucapnya.