Tiga remaja sedang tadarus Alquran di masjid Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah, diduga jadi korban pengeroyokan. Peristiwa ini terjadi empat hari lalu. Belakangan aksi pengeroyokan itu viral lewat video yang beredar di media sosial.
Kepala Seksi Humas Polres Bener Meriah, Ipda Eriadi menyebut korban berinisial C (16), HH (16), dan I (16). Mereka warga kampung Bener Kelipah Selatan. Sedangkan terduga pelaku berinisial YN (16), TA (16), AK (16), RD (16), dan IN (16), warga kampung Gunung Musara.
Advertisement
Kronologi
Kronologi pengeroyokan itu berawal saat tiga korban sedang tadarus di masjid, tiba-tiba didatangi lima pelaku dan langsung melakukan pemukulan terhadap ketiganya.
“Penyebab (pengeroyokan) belum tahu karena kita masih terima laporan dan nanti kita kembangkan,” kata Eriadi, Kamis (6/3).
Menurut Eriadi, dua hari setelah kejadian pengeroyokan itu atau tepatnya 4 Maret 2025, kepolisian dan aparat desa dari kedua kampung mengupayakan mediasi untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Namun, situasi berubah kalut sebab salah seorang ayah korban yang tidak terima anaknya dianiaya mengalami serangan jantung hingga meninggal dunia.
“Syok mendengar anaknya dikeroyok. Sehingga mediasi kemarin itu tertunda,” ujar Eriadi.
Dia mengatakan para korban rencananya hari ini membuat laporan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bener Meriah.
“Untuk sementara hanya laporan dan diproses terlebih dahulu. Jika terbukti bersalah, maka akan diterapkan hukuman sesuai,” pungkasnya.