Tangis Haru Pak Mariono, Guru Ngaji Diumrahkan Murid Setelah 10 Tahun Berpisah
Dalam video itu, Pak Mariono yang mengenakan pakaian ihram terlihat menangis tersedu-sedu, seolah tak percaya bisa menginjakkan kaki di Baitullah.
Sebuah video mengharukan yang memperlihatkan tangisan seorang guru ngaji di Tanah Suci mendadak viral di media sosial. Pria paruh baya bernama Pak Mariono itu tak kuasa menahan air matanya setelah mendapat hadiah tak terduga dari mantan muridnya.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @berita_gosip dan langsung memancing simpati warganet. Dalam video itu, Pak Mariono yang mengenakan pakaian ihram terlihat menangis tersedu-sedu, seolah tak percaya bisa menginjakkan kaki di Baitullah.
"10 Tahun Mengabdi, Allah Balas di Tanah Suci. Rezeki tak terduga datang dari lisan yang pernah dia ajari membaca Al-Fatihah," tulis keterangan dalam video tersebut.
Buah Keikhlasan 10 Tahun Silam
Kisah ini bermula dari pengabdian Pak Mariono yang dengan sabar mendidik murid-muridnya mengaji. Siapa sangka, keikhlasannya mengajar 10 tahun lalu itu membekas kuat di hati salah satu muridnya.
Sang murid yang kini telah sukses, tidak melupakan jasa gurunya. Ia menunaikan janji untuk memberangkatkan Pak Mariono ibadah umroh sebagai bentuk bakti dan terima kasih.
"Kisah haru Pak Mariono, guru ngaji kami yang sabar mendidik. Murid itu menunaikan janjinya dan memberangkatkan beliau Umroh," tulis akun @berita_gosip dalam keterangan unggahannya.
Tangisan Bahagia Sang Guru
Momen paling emosional terlihat saat Pak Mariono tak henti-hentinya mengusap air mata bahagia. Tangisan itu dimaknai sebagai wujud rasa syukur seorang guru yang merasa sangat dicintai dan dihargai jerih payahnya.
Bagi sang murid, memberangkatkan umroh bukanlah sekadar memberi materi, melainkan bentuk penghormatan atas ilmu—termasuk bacaan Al-Fatihah—yang pernah diajarkan sang guru dan terus mengalir pahalanya.
"Lihat tangisan beliau setelah Umroh. Itu adalah tangisan seorang guru yang merasa sangat dicintai dan dihargai. Bakti murid adalah rezeki terbaik," tutup keterangan video tersebut.
Kisah Pak Mariono ini menjadi pengingat bagi banyak orang tentang mulianya memuliakan guru, dan bukti nyata bahwa kebaikan sekecil apapun yang ditanam, kelak akan dituai dengan cara yang indah.
Reporter magang : Muhammad Naufal Syafrie