Israel Serang Kafe Satu-satunya yang Punya Wifi di Palestina, Dua Jurnalis Tewas Saat Kerja
Berikut sosok dua jurnalis yang tewas saat kerja akibat serangan Israel.
Pasukan Zionis terus membuat publik semakin geram dan marah. Hingga kini, mereka masih terus melakukan serangan demi serangan di Gaza, Palestina. Tidak sedikit dari warga sipil hingga tenaga medis pun menjadi korban akibat kekejian militer Israel.
Bahkan, baru-baru ini dua jurnalis tewas diserang militer Israel. Mirisnya, mereka saat itu sedang kerja di kafe yang menjadi satu-satunya tempat yang memiliki Wifi.
Bukan hanya mereka saja, seorang jurnalis wanita pun terluka akibat serangan tersebut. Lantas siapa sosok dua jurnalis yang tewas saat kerja akibat serangan Israel? Bagaimana kekejaman pasukan Zionis di Gaza Palestina?
Melansir dari akun X @thrasherxy, Selasa (1/7), simak ulasan informasinya berikut ini.
Israel Serang Kafe Satu-satunya yang Punya Wifi di Palestina
Israel masih terus meluncurkan serangan di Gaza Palestina. Baru-baru ini, militernya menyerang sebuah Kafe tepi laut Al-Baqa di Kota Gaza, Palestina.
"Tanpa peringatan, tiba-tiba saja sebuah pesawat tempur menghantam tempat itu, mengguncangnya seperti gempa bumi," seperti dilansir dari AP.
Kafe ini merupakan satu-satunya kafe yang memiliki Wifi di Palestina. Tidak heran apabila kafe tersebut ramai dikunjungi oleh masyarakat. Bukan hanya warga Gaza saja, namun juga para jurnalis yang berada di sana untuk meliput genosida yang dilakukan oleh Israel.
Dua Jurnalis Tewas Saat Kerja
Akibat serangan tersebut, sejumlah orang tewas dan lainnya terluka. Kepala layanan darurat dan ambulans otoritas kesehatan di Gaza, Fares Awad, mengatakan bahwa setidaknya 30 orang tewas dan puluhan orang terluka. Di mana banyak di antaranya dalam kondisi kritis.
Mirisnya, dari ke-30 korban tewas, dua di antaranya adalah jurnalis yang saat serangan terjadi mereka sedang bekerja. Diungkapkan oleh Dr. Thrasher, dua jurnalis tersebut adalah Ismail Abu Hatab dan Omar Zaino.
"🧵Hari ini adalah salah satu hari tergelap dalam jurnalisme modern. Saya ingin menulis tentang kesyahidan jurnalis Abu Hatab & Omar Zaino, yang termasuk di antara 30+ orang yang dibantai di kafe yang digunakan jurnalis untuk WiFi," ungkapnya.
Jurnalis Wanita Terluka Parah
Selain Abu Hatab dan Omar Zaino, ada satu jurnalis lainnya yang juga menjadi korban. Beruntung, jurnalis wanita ini selamat dari serangan.
Akan tetapi, Ia terluka parah akibat serangan Israel ini. Jurnalis wanita ini diketahui bernama Bayan Abu Sultan. Ia merupakan salah satu jurnalis terkemuka di Palestina.
"Ini adalah jurnalis Palestina terkemuka Bayan Abusultan setelah secara ajaib selamat dari serangan Israel di sebuah kafe yang, dengan salah satu koneksi wi-fi terakhir yang dapat diandalkan di Gaza, dikenal luas sebagai tempat para jurnalis berkumpul untuk bekerja. Laporan awal menunjukkan 33 warga sipil tewas," jelas akun X @malonebarry.