Terungkap Bos Nvidia Jensen Huang Tak Pernah Pakai Jam Tangan, Ini Alasannya
Banyak yang tidak tahu bahwa Jenseng Huang Bos Nvidia tak pernah memakai jam tangan.
Kebiasaan unik CEO Nvidia, Jensen Huang, baru-baru ini menarik perhatian karena ia memilih untuk tidak memakai jam tangan. Dalam sebuah video yang beredar, Huang menjelaskan bahwa keputusan ini mencerminkan komitmennya untuk hidup sepenuhnya di masa kini, tanpa terganggu oleh pengejaran masa depan yang berlebihan.
“Kebanyakan orang tidak tahu, tapi saya tidak memakai jam tangan,” kata Huang, mengutip Times of India, Rabu (13/11).
“Alasannya sederhana, saat ini adalah yang terpenting,” tambahnya.
Menurutnya, untuk sukses, fokus pada apa yang sedang dikerjakan saat ini lebih penting daripada sekedar mengejar lebih banyak hal. Bahkan dalam menjalankan Nvidia, Huang tidak memiliki rencana jangka panjang yang konvensional.
“Orang-orang yang mengenal saya tahu bahwa Nvidia beroperasi tanpa rencana jangka panjang yang terperinci. Definisi kami tentang rencana jangka panjang hanyalah, apa yang sedang dikerjakan hari ini,” katanya.
Pandangan ini semakin diperkuat setelah Huang bertemu seorang tukang kebun di Kyoto, Jepang. Ketika ia bertanya bagaimana tukang kebun itu bisa bekerja dengan begitu teliti, jawabannya sederhana, “Saya punya banyak waktu.”
Dari situ, Huang menyadari pentingnya berfokus pada masa kini dan menikmati setiap pekerjaan yang dilakukannya. Pola pikir ini tidak hanya membentuk kariernya tetapi juga strategi operasional Nvidia.
Dengan fokus penuh perhatian pada saat ini, Nvidia berhasil menjadi pemimpin di industri AI, terutama melalui pasokan GPU yang sangat penting untuk berbagai aplikasi kecerdasan buatan. Dalam beberapa tahun terakhir, nilai pasar Nvidia telah melonjak, bahkan mengungguli Microsoft dan Apple untuk menjadi salah satu perusahaan publik paling berharga.
Kepemimpinan Huang tidak hanya berdampak pada keberhasilan Nvidia, tetapi ternyata juga memperbesar kekayaan pribadinya. Menurut indeks miliarder Bloomberg, Huang kini menduduki peringkat ke-11 orang terkaya di dunia, dengan kekayaan bersih mendekati USD130 miliar.
Dalam lima tahun terakhir, kekayaannya meningkat hampir USD100 miliar. Pesan yang bisa diambil dari filosofi hidup Huang adalah bahwa “Sekarang adalah waktu yang paling penting.”
Dengan mendedikasikan diri pada tugas yang ada di depan mata, tanpa terbebani oleh hasil masa depan, seseorang bisa meraih kepuasan pribadi dan kesuksesan profesional.
Reporter magang: Nadya Nur Aulia