Dunia Makin Canggih! Robot Kembaran Ini Bisa Jadi Solusi Bantu Selesaikan Pekerjaan yang Numpuk
Di era Artificial Intelligence (AI) segalanya bisa terjadi, termasuk mengkloning diri sendiri.
Di era Artificial Intelligence (AI) segalanya bisa terjadi, termasuk mengkloning diri sendiri.
Dunia Makin Canggih! Robot Kembaran Ini Bisa Jadi Solusi Bantu Selesaikan Pekerjaan yang Numpuk
Penggunaan kloning digital telah menjadi tren yang semakin populer di kalangan para pekerja.
Mereka menggunakan kloning digital ini untuk membantu menyelesaikan tugas sehari-hari, mulai dari menghadiri pertemuan hingga menanggapi email.
Meskipun tren ini terbilang aneh, banyak startup yang mengikuti perkembangannya dan melaporkan bahwa klon digital tersebut diminati oleh banyak orang.
Misalnya, produser musik Illmind saat ini menggunakan AI bot untuk memberikan saran kepada produser musik.
Startup lainnya, seperti Delphi telah menciptakan klon digital dengan menggunakan cuplikan audio yang diambil dari podcast, wawancara, dan PDF untuk meniru ucapan dan pemikiran pengguna.
Dilansir dari Indy100, Rabu (24/4), menurut Dara Ladjevardian, salah satu pendiri Delphi, banyak pembuat konten dan pemberi pengaruh online menerima klon digital dan menggunakannya untuk berinteraksi dengan pengikut mereka.
Ladjevardian menjelaskan bahwa klon tersebut akan belajar bagaimana pengguna berpikir tentang dunia.
Mereka dapat memberikan gambaran tentang seberapa 'siap' suatu klon dalam mewakili orang tersebut, bahkan bisa mengunggah suara mereka sehingga klon tersebut juga bisa mempelajari cara mereka berbicara.
Delphi menawarkan edisi gratis untuk "pengguna pemula dan biasa", sementara juga memiliki paket berlangganan dengan harga yang berbeda-beda.
Menurut Ladjevardian, hal ini memungkinkan pelatih atau pakar untuk memberikan kesempatan kepada banyak orang untuk belajar dari mereka dengan cara yang dipersonalisasi, dengan biaya yang jauh lebih rendah atau bahkan gratis.
Dalam upaya untuk menjaga keamanan dan mencegah penyalahgunaan, Delphi telah menetapkan protokol yang ketat.
Mereka mengharuskan pengguna untuk mengirimkan ID foto sehingga klon yang tidak sah tidak dapat dibuat.
Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa klon digital digunakan dengan bertanggung jawab dan sesuai dengan keinginan pengguna.