Mark Zuckerberg Mau Bikin Kloningan, Tugasnya Beri Arahan ke Karyawan
Meta sedang mengembangkan karakter AI yang dirancang khusus untuk meniru gaya bahasa, nada bicara, serta pernyataan publik dari Mark Zuckerberg.
Bayangkan jika Anda adalah seorang eksekutif senior di Meta yang sedang mencari arahan strategis dari CEO Mark Zuckerberg. Namun, alih-alih bertemu langsung dengan Zuckerberg, Anda justru berhadapan dengan sebuah 'kloning' berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk menyerupai dirinya.
Skenario futuristik ini dilaporkan sedang dalam pengembangan oleh raksasa teknologi Meta. Mengutip laporan Financial Times pada Selasa (14/4/2026), Meta sedang mengerjakan karakter AI yang dilatih khusus untuk meniru gaya bahasa, nada bicara, hingga pernyataan publik Zuckerberg.
Karakter AI ini tidak hanya meniru cara bicara Zuckerberg, tetapi juga dilengkapi dengan pemahaman yang mendalam tentang pemikiran sang CEO terkait strategi terbaru perusahaan.
Tujuan utama dari proyek ini adalah agar AI tersebut dapat memberikan saran atau konsultasi kepada karyawan Meta ketika Zuckerberg yang asli tidak dapat hadir.
Proyek ini merupakan kelanjutan dari ambisi Meta untuk menciptakan karakter AI animasi 3D fotorealistik yang mampu mengelola interaksi secara mandiri.
Kini, fokus Meta tampak bergeser pada "kembaran digital" Zuckerberg sebagai prototipe utama untuk interaksi internal perusahaan.
Bisa Jadi Pelopor
Langkah ini semakin menguatkan laporan yang dipublikasikan oleh Wall Street Journal bulan lalu. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Zuckerberg sedang dalam proses mengembangkan "agen AI" pribadi yang dirancang untuk membantu berbagai tugas sehari-harinya.
Agen ini diharapkan dapat memberikan jawaban atas berbagai masalah teknis dan manajerial, meskipun rincian fungsionalnya masih dirahasiakan dan dalam tahap pengembangan.
Pengembangan AI yang dilakukan oleh Zuckerberg ini telah memicu perbincangan mengenai masa depan kepemimpinan di industri teknologi.
Apabila berhasil, Meta berpotensi menjadi pelopor dalam penerapan replika digital pimpinan, yang dapat menjembatani kesenjangan komunikasi antara CEO dan ribuan karyawan yang ada.