Anjing Robot Bermuka Elon Musk Curi Perhatian
Robot-robot tersebut berjalan mondar-mandir layaknya hewan hidup. Sesekali, mereka berhenti, menjatuhkan tubuh ke belakang.
Pameran seni Art Basel Miami kembali menyuguhkan karya tak biasa.
Seniman digital Beeple, atau Mike Winkelmann, menghadirkan instalasi berjudul “Regular Animals” berupa sekumpulan anjing robot berkaki empat dengan wajah silikon hiperrealistis tokoh dunia, mulai dari Elon Musk, Jeff Bezos, Mark Zuckerberg, Andy Warhol, hingga Pablo Picasso.
Robot-robot tersebut berjalan mondar-mandir layaknya hewan hidup. Sesekali, mereka berhenti, menjatuhkan tubuh ke belakang, lalu “mengeluarkan” karya seni cetak dari bagian belakang tubuhnya.
Layar di punggung robot bahkan menampilkan tulisan “poop mode”, menambah kesan satir dan mengganggu sekaligus menghibur.
“Kita belum siap menghadapi masa depan,” ujarnya Beeple melalui karya ini.
Pada hari pertama pameran, Beeple tampak berada langsung di dalam area instalasi, memungut hasil cetakan para robot dan membagikannya kepada pengunjung. Dua robot bahkan menggunakan wajah Beeple sendiri.
“Saya ini yang paling aneh di antara mereka, saya akui,” ujar Beeple sambil tersenyum.
Kritik Algoritma dan Kekuasaan Teknologi
Beeple menjelaskan, setiap robot tidak hanya bergerak secara acak, tetapi juga merekam apa yang mereka lihat dan mengolahnya menjadi gambar dengan gaya visual sesuai tokoh yang mereka wakili.
“Mereka terus-menerus mengambil gambar dan menafsirkan ulang dunia melalui sudut pandang karakter-karakter ini,” jelas Beeple.
Ia menambahkan, pemilihan tokoh miliarder teknologi bukan tanpa alasan. Menurutnya, masyarakat saat ini semakin melihat dunia melalui sudut pandang para penguasa teknologi.
“Kita semakin melihat dunia melalui lensa bagaimana mereka ingin kita melihatnya, karena mereka mengendalikan algoritma yang sangat kuat. Mereka menentukan apa yang kita lihat di dunia,” kata dia.
Karya cetak yang “dikeluarkan” para anjing robot tersebut bukan sekadar gambar biasa, melainkan NFT (non-fungible token) yang tersimpan di blockchain. Menariknya, seluruh instalasi “Regular Animals” dilaporkan ludes terjual hanya dalam satu jam pertama pameran.
Respons pengunjung pun beragam, mulai dari rasa jijik hingga kagum. Komentar seperti “menjijikkan”, “mengganggu”, hingga “brilian” terdengar silih berganti di area pameran.
Reporter Magang - Mochamad Aidil Akbar