Robot Robin mengunjungi kamar pasien di Rumah Sakit Spesialis Anak HealthBridge Orange di Orange, California, Jumat (12/9/2025). (AP Photo/Damian Dovarganes)
ADVERTISEMENT
Luca, bocah 6 tahun yang baru didiagnosis leukemia, tersenyum ceria saat disapa Robin di lorong UMass Memorial Children’s edical Center, Massachusetts, Amerika Serikat. Robin adalah robot setinggi 1,2 meter dengan wajah kartun dan suara mirip anak perempuan berusia tujuh tahun.“Dia merasa dikenali. Itu sangat istimewa,” kata ibunya, Meagan Brazil-Sheehan.
Robin dikembangkan oleh Expper Technologies sebagai robot terapi berbasis kecerdasan buatan. Kehadirannya ditujukan untuk memberi dukungan emosional bagi pasien anak maupun lansia, sekaligus membantu tenaga medis yang kewalahan. Lima tahun sejak masuk ke AS, Robin sudah hadir di 30 fasilitas kesehatan.
Robot ini mampu mengingat nama pasien, memainkan musik favorit, hingga menyesuaikan ekspresi sesuai suasana hati lawan bicara. Di California, Robin pernah membuat pasien remaja ikut menari, dan di panti jompo ia kerap menemani penderita demensia dengan permainan sederhana.Bagi banyak pasien, termasuk Luca, Robin lebih dari sekadar mesin: ia hadir sebagai teman yang membawa tawa dan rasa nyaman di masa sulit.
Robot Robin mengunjungi kamar pasien di Rumah Sakit Spesialis Anak HealthBridge Orange di Orange, California, Jumat (12/9/2025). AP Photo/Damian DovarganesRobot Robin mengunjungi kamar pasien di Rumah Sakit Spesialis Anak HealthBridge Orange di Orange, California, Jumat (12/9/2025). AP Photo/Damian DovarganesRobot Robin berinteraksi dengan Valentina dan ibunya, Erica Ruiz, di HealthBridge Children’s Specialty Hospital, Orange, California, Jumat (12/9/2025). AP Photo/Damian DovarganesRobot Robin mengunjungi kamar pasien di Rumah Sakit Spesialis Anak HealthBridge Orange di Orange, California, Jumat (12/9/2025). AP Photo/Damian DovarganesKoordinator kegiatan Melissa Delaney berinteraksi dengan Robot Robin di Rumah Sakit Spesialis Anak HealthBridge Orange di Orange, California, Jumat (12/9/2025). AP Photo/Damian DovarganesRobot Robin berinteraksi dengan Cara Nguyen bersama putrinya, Kathy, 18 tahun, di Rumah Sakit Spesialis Anak HealthBridge Orange di Orange, California, Jumat (12/9/2025). AP Photo/Damian DovarganesRobot Robin mengunjungi kamar pasien di Rumah Sakit Spesialis Anak HealthBridge Orange di Orange, California, Jumat (12/9/2025). AP Photo/Damian DovarganesRobot Robin berinteraksi dengan Cara Nguyen bersama putrinya, Kathy, 18 tahun, di Rumah Sakit Spesialis Anak HealthBridge Orange di Orange, California, Jumat (12/9/2025). AP Photo/Damian Dovarganes
FKUI mengembangkan model Machine Learning untuk memprediksi keberhasilan terapi epilepsi resisten obat pada anak, meningkatkan akurasi penilaian klinis dan keputusan penanganan. Penasaran bagaimana inovasi ini bekerja?
Robot AI Melody hadir untuk mengatasi kesepian dengan fitur realistis dan interaksi sosial. Dibanderol $175.000, robot ini dirancang untuk pendidikan, hiburan.
Terinspirasi dari film 'Iron Man', tim peneliti KAIST berhasil mengembangkan robot untuk membantu penderita lumpuh agar bisa berjalan. Simak kecanggihannya!
Pelajari cara memasak steak dari daging kurban yang empuk, juicy, dan lezat dengan resep sederhana serta tips agar hasilnya tidak alot, seperti di restoran.