2 Orang Penambang ini Dapat Rejeki Nomplok, Temukan Bongkahan Emas 72 Kilogram
Ditemukan di Australia pada 1869, nugget emas "Welcome Stranger" berbobot 72 kg, menjadikannya sebagai nugget emas terbesar di dunia.
Dunia tambang emas mencatat sejarah gemilang pada 5 Februari 1869, ketika dua penambang asal Inggris menemukan nugget emas terbesar yang pernah ada. Penemuan luar biasa ini terjadi di Victoria, Australia, tepatnya di kawasan Bulldog Gully.
Kedua penambang tersebut, John Deason dan Richard Oats, sedang mencari emas di sekitar akar pohon ketika menemukan bongkahan emas raksasa yang panjangnya mencapai 61 cm dengan berat fantastis sekitar 72 kilogram atau setara 11 stone.
Nugget emas tersebut kemudian dikenal dengan nama “Welcome Stranger”. Saat ditemukan, emas itu terbungkus dalam batuan kuarsa yang membuatnya semakin sulit diangkat. Dalam catatan sejarah, Deason menulis:
"Saya mencoba mengungkit nugget dengan alat pickaxe, tapi gagangnya patah. Saya lalu mengambil linggis dan berhasil mengangkatnya ke permukaan," kata dia dikutip dari Indy100, Senin (3/3).
Tak Muat di Timbangan Bank
Setelah ditemukan, nugget emas ini dibawa ke London Chartered Bank di Dunolly untuk ditimbang. Namun, ukuran dan beratnya yang luar biasa membuat nugget ini tidak muat di timbangan yang tersedia.
Akhirnya, nugget tersebut dipotong menjadi beberapa bagian kecil agar bisa dihitung beratnya secara akurat.
Nilai Fantastis
Dua penemu nugget emas tersebut menerima hampir £10.000 atas penemuan mereka. Emas itu kemudian dilebur. Jika ditemukan saat ini, nilai nugget sebesar itu diperkirakan mencapai £2 juta atau sekitar Rp39 miliar menurut perhitungan BBC.
Penemuan Welcome Stranger menjadi salah satu kisah paling legendaris dalam sejarah demam emas Australia. Tak hanya menunjukkan kekayaan mineral Australia, tapi juga mengukir nama Deason dan Oats dalam catatan emas dunia.
Kisah ini terus dikenang sebagai bukti bahwa bumi Australia menyimpan harta karun luar biasa yang hingga kini masih menjadi impian para pemburu emas di seluruh dunia.