Bahlil Ke Kader Golkar: Jangan Ada Kubu Sana, Kubu Sini
Bahlil meminta pengurus baru DPD Golkar Sulut yang nantinya terpilih, untuk menambah perolehan kursi di DPRD kabupaten/kota maupun provinsi pada Pemilu 2029.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Sabtu (11/4).
Dalam sambutannya, Bahlil menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda seremoni, tetapi forum strategis yang melahirkan keputusan penting bagi keberlangsungan organisasi.
Bahlil pun meminta pengurus baru DPD Golkar Sulut yang nantinya terpilih, untuk menambah perolehan kursi di DPRD kabupaten/kota maupun provinsi pada Pemilu 2029 nanti. Kendati demikian, Bahlil tidak menuntut tambahan jumlah kursi kader beringin di DPR RI.
"Tugas DPD Partai Golkar Sulawesi Utara harus menambah kursi di DPRD kabupaten/kota dan provinsi," ucap Bahlil dalam keterangannya, Minggu (12/4).
Bahlil menekankan, kunci agar bisa menambah kursi eksekutif dan legislatif di daerah adalah kompak serta tidak boleh terpecah menjadi banyak kubu.
"Tidak ada kekuatan politik yang bisa menjalankan misi dan targetnya tanpa persatuan. Karena itu saya selaku ketua umum memerintahkan, siapapun yang terpilih nanti harus menggandeng yang lain. Jangan ada kubu sana, kubu sini," kata Bahlil.
Apresiasi untuk Bahlil
Sementara, eks Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Christiany Eugenia Paruntu (CEP) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bahlil yang telah menyempatkan waktu untuk menghadiri Musda XI Partai Golkar Sulawesi Utara.
"Saya sampaikan terima kasih yang tulus atas kepercayaan bapak ketua umum sehingga saya sehingga masih bisa memimpin sampai saat ini, sampai akhir masa jabatan dan tidak di-PLT-kan," ujar Tetty, sapaan akrabnya.
Diketahui, forum Musda tersebut juga secara resmi menetapkan Michaela Elsiana Paruntu (MEP) sebagai Ketua DPD I Golkar Sulut untuk masa bakti 2025-2030. MEP terpilih secara aklamasi dengan mengunci dukungan 100 persen dari pemilik suara sah Musda XI Partai Golkar.