Bahlil Ngaku Sempat Didesak Senior Golkar Naikkan Harga BBM: Rasionalitasnya Mungkin Sudah Tidak Berproses Baik

Meskipun tak menyebut secara spesifik nama senior yang dimaksud, Bahlil mengaku heran atas desakan itu karena tak sesuai dengan ajaran yang dianut Golkar.

Azzura Galexia
Oleh Azzura Galexia - Reporter
Bahlil Ngaku Sempat Didesak Senior Golkar Naikkan Harga BBM: Rasionalitasnya Mungkin Sudah Tidak Berproses Baik
Bahlil Ngaku Sempat Didesak Senior Golkar Naikkan Harga BBM: Rasionalitasnya Mungkin Sudah Tidak Berproses Baik (Merdeka.com)

Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia mengaku sempat didesak sejumlah seniornya di Golkar agar menaikkan harga BBM dalam menyikapi naiknya harga minyak mentah dunia.

Meskipun tak menyebut secara spesifik nama senior yang dimaksud, Bahlil mengaku heran atas desakan itu karena tak sesuai dengan ajaran yang dianut Golkar. Dia menilai seniornya itu tak rasional.

"Banyak perdebatan-perdebatan yang sebagian oleh senior-senior kita juga meminta kepada saya untuk menaikkan harga BBM," kata Bahlil saat memberi kata sambutan dalam kegiatan Rapimnas-Rakernas Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) di Dago, Bandung, pada Sabtu (16/5).

"Ini senior-senior ini gimana sih sebenarnya? Katanya kita diajarkan oleh Golkar harus memikirkan rakyat. Masa rakyat lagi susah, kita mau menaikkan harga BBM. Saya pikir kadang-kadang rasionalitasnya itu udah mungkin tidak berproses baik kali ya," lanjut dia.

Bahlil Tegaskan Keputusan Harus Berpihak dengan Rakyat

Bahlil menambahkan, tagline yang diusung oleh Golkar yakni 'Suara Rakyat, Suara Golkar'. Sementara, doktrin yang dianut oleh Golkar yakni Karya Kekaryaan. Maka dari itu, tiap keputusan yang terkait kepentingan negara harus berpihak kepada rakyat.

"Maka semaksimal mungkin keputusan-keputusan program negara yang terkait dengan rakyat, kita harus berpihak kepada rakyat," ucap dia.

Dikarenakan sudah memutuskan tak menaikkan harga BBM dan elpiji bersubsidi, Bahlil mengaku mesti mencari pendapatan dari sektor lain untuk menyubsidi BBM dan elpiji. Dia mengaku bersyukur sejumlah kader Golkar marak yang duduk di eksekutif dan legislatif sehingga bebannya sebagai Menteri ESDM lebih ringan.

"Kalau boleh saya katakan, pengelolaan energi di masa yang tidak menentu ini, sudah barang tentu kontribusi terbesar-besarnya adalah perintah Bapak Presiden Prabowo, tapi Golkar bersama-sama Gerindra dalam mengeksekusi program-program ini," kata dia.



Kader Golkar Diminta Dukung Prabowo

Sementara di lokasi sama, Ketua Komisi XI DPR RI yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPN SOKSI, M. Misbakhun mengajak anggota SOKSI untuk terus mendukung program dijalankan Presiden Prabowo Subianto. Pertumbuhan ekonomi yang terjadi mesti dirasakan semua lapisan masyarakat Indonesia. Jangan sampai, pertumbuhan ekonomi hanya dirasakan oleh segelintir masyarakat saja.

"Negara hadir, tidak dalam jumlah ratusan juta, tidak dalam jumlah puluhan juta, puluhan miliar, ratusan miliar, tapi ratusan triliun untuk memberi sumbangsih kepada subsidi sampai kepada bantuan sosial," ujar dia.

Rekomendasi