Waspada Modus Baru! Diskominfo Tangerang Imbau Masyarakat Hati-hati Terhadap Penipuan Scam Video Call
Masyarakat Tangerang diimbau Diskominfo untuk waspada terhadap modus penipuan baru, yaitu scam video call, yang bisa berujung pemerasan. Kenali ciri-cirinya agar tidak menjadi korban!
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh masyarakat di wilayahnya. Imbauan ini terkait peningkatan kewaspadaan terhadap modus penipuan baru yang memanfaatkan teknologi komunikasi. Modus tersebut dikenal sebagai scam video call, yang kini marak terjadi dan berpotensi merugikan korban secara finansial maupun psikologis.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menjelaskan detail modus operandi penipuan ini. Pelaku umumnya akan menghubungi korban melalui panggilan video tak dikenal. Mereka kemudian melakukan tindakan tidak senonoh selama panggilan berlangsung, menciptakan situasi yang tidak nyaman bagi penerima panggilan.
Jika korban merespons dengan menampilkan wajahnya, pelaku akan segera mengambil tangkapan layar atau screenshot. Tangkapan layar wajah korban ini kemudian digunakan sebagai alat untuk melakukan pemerasan. "Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengenali modusnya agar tidak menjadi korban. Di era saat ini perlu lebih waspada terhadap modus penipuan baru," kata Mugiya Wardhany.
Mengenali Modus Penipuan Scam Video Call
Mugiya Wardhany menekankan pentingnya masyarakat mengenali modus penipuan ini secara cermat. Ini adalah langkah krusial agar tidak mudah terjebak dan menjadi korban pemerasan. Kewaspadaan terhadap bentuk-bentuk penipuan baru sangat diperlukan di era digital yang semakin kompleks dan penuh risiko.
Modus penipuan scam video call ini biasanya dimulai dengan panggilan tak terduga dari nomor yang tidak dikenal. Pelaku akan berusaha memancing reaksi korban, seringkali dengan melakukan tindakan yang tidak senonoh saat video call berlangsung. Tujuannya jelas, yaitu untuk mendapatkan gambar atau tangkapan layar wajah korban dalam kondisi tertentu.
Setelah berhasil mendapatkan tangkapan layar wajah korban, pelaku kemudian melancarkan aksinya. Mereka akan menggunakan gambar tersebut sebagai alat untuk mengancam dan memeras korban. Ancaman ini bisa berupa penyebaran gambar atau video, yang dapat menyebabkan kerugian finansial dan tekanan psikologis yang signifikan bagi korban.
Langkah Pencegahan Efektif dari Diskominfo
Diskominfo Kota Tangerang tidak hanya mengimbau, tetapi juga memberikan beberapa saran praktis untuk menghindari jebakan scam video call. Salah satu langkah paling dasar dan efektif adalah tidak menerima panggilan video dari nomor yang tidak dikenal sama sekali. Ini berfungsi sebagai filter pertama untuk mencegah kontak dengan pelaku.
Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan bahwa mereka hanya menerima panggilan video dari kontak yang sudah dikenal dan terpercaya. "Pastikan hanya menerima panggilan video dari kontak yang sudah dikenal. Jika ada panggilan dari nomor asing, sebaiknya diabaikan untuk menghindari risiko penipuan," kata Mugiya Wardhany. Mengabaikan panggilan asing dapat secara signifikan mengurangi risiko menjadi korban penipuan.
Apabila seseorang tidak sengaja mengangkat panggilan video dari nomor mencurigakan, tindakan cepat sangat diperlukan. Segera matikan kamera perangkat Anda untuk mencegah pelaku mengambil gambar wajah. Langkah ini krusial untuk melindungi privasi dan menghindari potensi pemerasan di kemudian hari.
Selain itu, jika merasa terganggu oleh panggilan mencurigakan atau sudah menjadi target, segera blokir nomor tersebut. Pemblokiran nomor akan menghentikan pelaku melakukan kontak lebih lanjut dan mencegah gangguan di masa mendatang. Diskominfo berharap dengan langkah-langkah ini, kesadaran digital masyarakat Kota Tangerang akan terus meningkat, menciptakan lingkungan digital yang lebih aman.
Sumber: AntaraNews