Viral Kericuhan di Luar Ruang Sidang Praperadilan Delpedro Cs, Ada Polisi Diprotes Massa Ternyata Ini Sosok dan Penyebab Ricuh
Kericuhan mewarnai sidang putusan praperadilan empat aktivis yang dituding menghasut aksi unjuk rasa hingga berujung ricuh pada Agustus lalu.
Sidang praperadilan Delpedro cs diwarnai kericuhan. Diketahui, tiga tersangka selain Delpedro yakni Khariq Anhar, Muzaffar Salim, dan Syahdan Husein.
Kericuhan mewarnai sidang putusan praperadilan empat aktivis yang dituding menghasut aksi unjuk rasa hingga berujung ricuh pada Agustus lalu. Sidang digelar di PN Jaksel pada Senin (27/10).
Kericuhan sempat diabadikan lewat kamera ponsel dan rekaman video, viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang polisi berpangkat melati satu bersitegang dengan pengunjung di luar ruang sidang.
Perwira itu tampak berusaha mengambil poster dan pamflet yang dibawa pengunjung. Aksinya mendapat protes keras, hingga terjadi adu mulut di depan pintu ruang sidang.
Beberapa pengunjung sempat menegur agar polisi tidak menyentuh atribut mereka. Situasi memanas sejenak sebelum akhirnya sang perwira menjauh dari kerumunan.
Sosok Polisi
Belakangan diketahui, perwira polisi itu adalah Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela. Dia mengatakan, tidak bermaksud arogan, melainkan menjalankan prosedur pengamanan sesuai aturan pengadilan.
"Kita bukan arogan, itu kan SOP, kita menjalankan SOP. Pamdal enggak berani ambil, kita yang ambil. Kan enggak boleh bawa spanduk apa poster di persidangan, kapan sidangnya? Kita menjaga marwah persidangan," kata dia dalam keterangannya, Senin (27/10).
Dia menambahkan, tindakan itu sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 6 Tahun 2020, khususnya poin ke-13.
"Setiap Orang dilarang membawa dan/atau menempelkan pengumuman/spanduk/tulisan atau brosur dalam bentuk apapun di lingkungan Pengadilan tanpa ada izin tertulis dari Ketua/Kepala Pengadilan," ucap dia.