Reuni Akbar 5.830 Alumni Gontor Putri Perkuat Jejaring Pengabdian Santri
Ribuan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Putri berkumpul dalam Reuni Akbar, menegaskan kembali peran penting pendidikan pesantren. Acara ini menjadi momentum berharga untuk memperkuat jejaring pengabdian santri di berbagai bidang.
Reuni Akbar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri sukses diselenggarakan di Ngawi, Jawa Timur, pada 4-5 Juli 2026. Acara kolosal ini dihadiri oleh 5.830 alumni dari berbagai angkatan, menunjukkan soliditas komunitas pesantren. Tujuan utamanya adalah memperkuat jejaring pengabdian santri dan menegaskan peran strategis pendidikan pesantren dalam pembangunan bangsa.
Diselenggarakan di Auditorium PMDG Putri Kampus 1 Mantingan, reuni akbar ini menjadi bagian integral dari rangkaian peringatan 100 Tahun PMDG. Kegiatan ini mempertemukan alumni dari angkatan 1994 hingga 2025 dalam satu forum. Momen ini juga menjadi ajang silaturahim yang hangat serta refleksi mendalam terhadap nilai-nilai kepesantrenan yang telah ditanamkan.
Pimpinan PMDG KH Hasan Abdullah Sahal menekankan pentingnya peran pesantren dalam membentuk karakter dan peradaban. Beliau menyampaikan bahwa pendidikan Gontor berorientasi pada nilai-nilai fundamental, bukan sekadar kepentingan sesaat. Hal ini menjadi kunci utama dalam melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Peran Pesantren dalam Membangun Peradaban Bangsa
KH Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan PMDG, pada Minggu (5/7) menyampaikan pidato inspiratif. Beliau menegaskan bahwa pesantren memiliki peran vital dalam membentuk karakter dan peradaban bangsa. Lembaga pendidikan ini berkontribusi besar melalui pengajaran yang mengedepankan nilai-nilai luhur, bukan hanya berorientasi pada kepentingan semata.
Beliau lebih lanjut menegaskan bahwa dunia saat ini seringkali bergerak karena kepentingan pribadi, bukan karena hal yang esensial dan mendasar. Namun, pesantren mendidik dan bergerak berdasarkan hal yang penting bagi kemaslahatan umat. Kerusakan di dunia ini, menurutnya, seringkali disebabkan oleh kurangnya pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai moral.
Kiprah ribuan alumni Gontor Putri di berbagai sektor kehidupan menjadi bukti nyata keberhasilan. Ini menunjukkan capaian pendidikan Gontor dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang terus mengabdi kepada masyarakat. Kehadiran mereka di berbagai bidang membuktikan dampak positif pesantren dalam kehidupan sosial dan pembangunan.
Kolaborasi Alumni dan Momentum Satu Abad Gontor
Reuni akbar ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen semata bagi para alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Putri. Panitia menyebutkan bahwa acara ini juga berfungsi sebagai wadah efektif untuk memperkuat kolaborasi. Kerjasama antar alumni diharapkan terjalin erat di berbagai bidang, termasuk pendidikan, sosial, ekonomi, dan dakwah.
Berbagai kegiatan menarik turut memeriahkan reuni ini, menciptakan suasana yang dinamis dan penuh inspirasi. Pembukaan pameran dan bazar produk alumni menjadi sorotan, menampilkan kreativitas dan kewirausahaan. Ada pula temu kangen lintas angkatan, Darussalam Centennial Art Show, dan talkshow bersama sejumlah alumni inspiratif yang berbagi pengalaman.
Acara penting ini dihadiri oleh Ketua Panitia Peringatan 100 Tahun PMDG Prof KH Hamid Fahmy Zarkasyi bersama jajaran pimpinan pondok. Melalui momentum satu abad Gontor, para alumni diharapkan terus membawa nilai-nilai kepesantrenan yang luhur. Nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Gontor diharapkan diterapkan secara konsisten dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi pengembangan dunia pendidikan di Indonesia secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews