Usut Tuntas Kematian Affan, Sambil Teteskan Air Mata Rieke 'Oneng' Serukan Aksi Damai dan Doa
Dengan mata berkaca-kaca, Rieke yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia (KRPI), memberikan pernyataan yang menggugah.
Suasana haru menyelimuti pemakaman Affan Kurniawan bin Zukifli (21), seorang driver ojek online (ojol) yang dikebumikan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat siang (29/8).
Di tengah isak tangis keluarga dan rekan-rekan sejawat, hadir pula Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, yang menyampaikan belasungkawa mendalam.
Dengan mata berkaca-kaca, Rieke yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia (KRPI), memberikan pernyataan yang menggugah.
"Inna lillahi wa inna ilayhi roji'un. Semoga almarhum Affan Kurniawan – adik saya, anak saya, bagian dari jaringan perjuangan – insyaallah pergi dalam keadaan syahid,” ujar Rieke, menahan tangis, Jumat (29/8), seperti dikutip dari akun @riekediahp.
Affan dikenal sebagai pemuda yang berjuang keras membantu perekonomian keluarganya melalui pekerjaan sebagai driver ojol. Rieke menyebut Affan sebagai pribadi yang penuh empati dan solidaritas.
"Affan adalah anak yang sangat memiliki empati dan solidaritas. Subhanallah, ia berjuang untuk keluarganya dan untuk masa depan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rieke juga menyerukan agar aparat kepolisian segera mengusut tuntas penyebab kematian Affan, yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya.
"Saya yakin pihak kepolisian akan mengusut ini sampai tuntas. Saya percaya Presiden Prabowo juga tidak akan tinggal diam. Keadilan harus ditegakkan," tegasnya.
Rieke mengimbau seluruh driver ojol di Indonesia untuk tidak terprovokasi dan tetap tenang. Ia menyerukan aksi doa bersama selama tujuh hari ke depan sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk Affan.
"Saya mohon selama tujuh hari ke depan, seluruh ojol di Indonesia bisa mengadakan doa bersama. Kita antar kepergian Affan dengan tenang. Setelah itu, kita lanjutkan perjuangan," katanya.
Rieke menegaskan bahwa perjuangan Affan tidak boleh berhenti di liang kubur. Ia mengajak untuk melanjutkan perjuangan menuntut keadilan dan regulasi yang melindungi hak-hak mereka.
"Kematian Affan tidak boleh sia-sia. Kita satukan langkah, satukan suara. Perjuangan dan tuntutan kita jangan bergeser: #SahkanPerpresPerlindunganPekerjaPlatform,” kata Rieke.
Dalam akhir pernyataannya, Rieke kembali menenangkan massa dengan pesan penuh harapan:
"Selamat jalan, Nak. Bumi memelukmu diiringi doa kami yang mengasihimu," katanya.